Challenge Entrepreneur Cetak Pengusaha Muda dari Desa di Tengah Pendemi Covid-19

Tiga peserta challenge entrepreneur menerima dana stimulus dari panitia Challenge entrepreneur bangga jadi orang Tabanan

Bhakti Yowana Tabanan Bangga Menjadi Orang Tabanan menggelar Challenge Entrepreneur bagi anak muda yang ada di desa. Event  yang  digelar di tengah Pandemi Covid-19 ini sejatinya adalah menjawab tantangan dari Bupati Tabanan I Komang  Gede Sanjaya yang sempat dilontarkan dalam wawacara di kanal Youtube. 

Ketua Panitia Event Challenge Entrepreneur I Ketut Sae Tanju, Rabu ( 30 Juni 2021) mengatakan Event Challenge Entrepreneur merupakan salah  satu jawaban dari tantangan yang dilontarkan Bupati Tabanan I K G Sanjaya. “Kami ingin menjawab tantangan yang diberikan oleh Bapak Bupati Tabanan I K G Sanjaya” tandasnya. Guna menjawab tantangan tersebut, akhirnya beberapa pengusaha muda di Tabanan menghimpun diri dalam suatu tim yang diberinama Bhakti Yowana Tabanan Bangga Menjadi Orang Tabanan. Dalam perjalananya kemudian diputuskan menggelar event Challenge Entrepreneur yang baru pertama kali digelar dengan mencari pengusaha pengusaha muda di desa. “Kami kemudian bergerak mulai bulan Mei 2021,” jelas owner Warung Dadi Wahana Bermain Anak dan The Joglo Beratan. Begitujuga atas arahan dari Bupati Tabanan yang merekomendasikan tiga desa yang disasar dalam event ini. Yakni Desa Dauh Peken kecamatan Tabanan, Bengkel Kecamatan Kediri dan Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan. “Dari beberapa tahapan, akhirnya ada 3 peserta di bdang kuliner yang berhak dan lolos seleksi mengikuti tahap selanjutnya,” terang I Ketut Sae Tanju. Ketiga perserta juga didampingi oleh anggota dari Bhakti Yowana Tabanan Bangga Menjadi Orang Tabanan. 
Tahap yang paling menentukan adalah di tahapan penilaian selama 1 bulan yang dimulai dari hari Kamis besok ( 1 Juli 2021 ). Yang dinilai adalah penjualan tertinggi dan keuntungan tertinggi. 

“Disini akan dinilai indikator penilaian penjualan tinggi dan profitnya harus tinggi juga,” katanya.

Guna mendorong para peserta lebih semangat, pihaknya memberikan dana stimulus. Dana tersebut digunakan untuk operasional selama ajang Challenge ini. “Setelah nanti diketahui pemenangnya, ajang ini terus bekelanjutan. Para peserta yang mendapatkan dana stimulus ini harus menyerahkan dana stimulus itu kepada calon peserta challenge Entrepreneur berikutnya. Jadi dana stimulus itu bergulir,” tandansya. 

Sementara itu Bendaraha Bhakti Yowana Tabanan Bangga Menjadi Orang Tabanan, Gusti Bagus Alit Artha Jonari Casanova yang juga Owner Ayam Betutu Biyang Koripan   menambahkan, dipilihnya UMKM sebegai peserta challenge Entrepreneur karena di masa pandemi Covid-19, UMKM lah yang mampu bertahan. “ Daya tahan dan daya hidup UMKM sudah terbukti di masa pendemi Covid-19 ini. Mereka tetap eksis dan sudah menjadi kewajiban kami untuk memberikan bantuan salah satunya dengan ajang Challenge Entrepreneur ini,” pungkasnya. (Md)

Sumber :BALITOPNEWS

about author

Admin

info@kukuh.desa.id

<p>Admin Web Site Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kab. Tabanan</p>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *