Category Archive : Berita

Jakarta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transgmigrasi telah menetapkan arah pembangunan desa hingga tahun 2030 mendatang yang disebut dengan SDGs Desa dengan merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. SDGs Desa adalah pembangunan total atas desa. Seluruh aspek pembangunan harus dirasakan manfaatnya oleh warga desa tanpa ada yang terlewat (no one left behind) yang mengarah pada 18 tujuan pembangunan berkelanjutan. Salah satu segmen dari SDGs Desa ini adalah Desa Ramah Perempuan. “Ini jadi perhatian karena Perempuan termasuk menentukan arah pembangunan bangsa,” kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dalam pernyataan pers virtual, Rabu (11/11/2020).Sejumlah data dan fakta disajikan Gus Menteri, sapaan akrabnya, seperti proporsi perempuan yang biasa menggunakan telepon genggam cenderung lebih rendah daripada laki-laki yang artinya, jaringan komunikasi dan peluang memperoleh pengetahuan secara mandiri bagi perempuan lebih rendah daripada laki-laki.Meskipun cenderung meningkat, proporsi jabatan manager untuk perempuan cenderung jauh lebih rendah daripada laki-laki, artinya, memang ada peningkatan posisi pekerjaan kelas menengah bagi perempuan, namun proporsinya masih jauh lebih rendah daripada laki-laki. Ini menandakan belum terwujud kesetaraan gender untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. “Belum ada kesetaraan di ruang publik ini bisa dilihat kursi parlemen yang diduduki perempuan cenderung jauh lebih rendah daripada laki-laki. Perempuan yang duduki kursi parlemen didaerah lebih tinggi dibanding di pusat. Ini artinya posisi perempuan dalam ruang publik dan penentuan arah pembangunan masyarakat masih rendah,” kata Gus Menteri.Hal lain, kekerasan seksual yang dialami perempuan di kota lebih tinggi daripada di desa. Namun, kekerasan di desa cenderung pada pemerkosaan (seksual kontak) sementara di kota cenderung pada pelecehan (tanpa kontak seksual). Olehnya, dibutuhkan kebijakan represif bagi pelaku dan kebijakan rehabilitatif bagi korban (perempuan muda). Gus Menteri mengatakan, masih terjadi ketidaksetaraan gender yang masih terjadi lebih bersifat struktural, sehingga membutuhkan kebijakan yang memihak perempuan. Perlunya arah kebijakan utnuk meningkatkan partisipasi perempuan, melindungi perempuang dan meningkatkan akses dalam ranah publik. “Olehnya, Desa Ramah Perempuan dalam SDGs Desa harus diwujudkan. Untuk bisa mengukur, kami pun menyusun sejumlah indikator-indikator untuk menilai Desa Ramah Perempuan,” kata Gus Menteri. Indikator yang dimaksud adalah Perdes/SK Kades yang responsif gender mendukung pemberdayaan perempuan minimal 30%, dan menjamin perempuan untuk mendapatkan pelayanan, informasi, dan pendidikan terkait keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. Selanjutnya, angka partisipasi kasar (APK) SMA Sederajat capai 100 persen. Persentase jumlah perempuan di Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan perangkat desa minimal 30%, dan persentase jumlah perempuan yang menghadiri musdes dan berpartisipasi dalam pembangunan desa minimal 30%. Prevalensi kasus kekerasan terhadap anak perempuan mencapai 0 persen dan Kasus kekerasan terhadap perempuan yang mendapat layanan komprehensif mencapai 100%Median usia kawin pertama perempuan (pendewasaan usia kawin pertama) di atas 18 tahun, dan angka kelahiran pada remaja usia 15-19 tahun (age specific fertility rate/ASFR) mencapai 0% dan Unmeet need kebutuhan ber-KB mencapai 0%, dan Pasangan Usia Subur (PUS) memahami metode kontrasepsi modern minimal 4 jenis. Gus Menteri mencontohkan, untuk tingkatkan pemberdayaan perempuan dan kebijakan desa yang responsif gender seperti menyusun Perdes/SK Kades tentang pemberdayaan perempuan, Program pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis rumah tangga, Bantuan permodalan dan pelatihan kewirausahaan mandiri, dan Pembentukan dan pelatihan bagi kader desa tentang gender. “Untuk meningkatkan keterwakilan perempuan dan perencaaan desa dengan cara memberikan ruang partisipasi perempuan dalam pemerintahan desa dan BPD, berikan kuota untuk perempuan terlibat dalam Musyawarah Desa, penguatan lembaga perempuan dan pelatihan kepemimpinan perempuan,” kata Gus Menteri.Dan untuk tingkatkan pelayanan penyelesaian kasus kekerasan terhadap perempuan, yaitu dengan mendirikan Lembaga/pos pengaduan kekerasan terhadap anak dan perempuan, fasilitasi dan memberikan pendampingan kepada korban, fasilitasi perlindungan korban kekerasan perempuan dan sosialisasi tentang perlindungan kekerasan.

Foto: Angga/Humas Kemendes PDTT

Teks: Firman/Humas Kemendes PDTT

Setelah berhasil mengolah Sampah Rumah Tangga organik menjadi Kompos padat dan cair, tadi pagi (26 Juli 2020) para Utusan PKK masing-masing Dusun yang ada di Desa Kukuh – Kerambitan dilatih untuk mengimplementasikan Kompos asil olahan tersebut ketanaman dalam rangka menciptakan kebun ketahanan pangan Keluarga. Kali ini sebagai percontohan, masing-masing Dusun diberikan bantuan 60 Bibit yang terdiri dari Cabai, Terong dan Tomat. 

Kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari PKM Tematik Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa yang telah berlangsung selama 3 Minggu. 

Sebagai kelanjutan program ini, Perbekel Desa Kukuh – Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom., M.Pd akan membuat percontohan budidaya tanaman Jahe Merah dengan media pollybag di setiap Dusun dengan memanfaatkan Kompos dari Sampah yang telah diolah di TPST Mini Desa Kukuh. Serta akan dibuatkan pola keberlanjutan pasca tanam dan pasca panen pada nantinya. 

Lokasi Baru Unit Pertokoan dan Jasa BUMDes Kukuh Winangun Desa Kukuh Kerambitan tadi pagi (21 Juli 2020) diresmikan oleh Camat Kerambitan. Dalam kesempatan itu juga di launching produk Beras Super Produksi BUMDes Kukuh Winangun Desa Kukuh Kerambitan serta Layanan Titip Samsat Kendaraan dan Jasa Layanan Pembayaran Online. 

Acara tersebut di saksikan oleh Perbekel Desa Kukuh, BPD Desa Kukuh, Badan Pengawas BUMDes serta dihadiri oleh Perbekel Se-Kecamatan Kerambitan dan Perangkat Desa Kukuh-Kerambitan. 

Masyarakat Desa Kukuh-Kerambitan yang akan melakukan samsat kendaraan sekarang dapat melalui BUMDes Desa Kukuh – Kerambitan.

Camat Kerambitan Melaunching Gedung Baru, Produk dan Layanan BUMDes Desa Kukuh – Kerambitan yang Baru (21 Juli 2020)

 

Saatnya PKK Berkiprah! Tadi pagi hingga sore (19 Juli 2020) 20 Orang Utusan PKK masing-masing Dusun di Desa Kukuh – Kerambitan dilatih mengolah sampah rumah tangga menjadi Pupuk Organik Cair dan Pupuk Kompos Padat Organik. Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari Program PKM Hibah Institusi Universitas Warmadewa melalui Tim dari Fakultas Pertanian yang dikomando oleh Ir. Yan Tonga, M.P. Dalam kesempatan itu hadir pula Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tabanan, Camat Kerambitan, Perbekel Desa Kukuh serta Ketua BPD Desa Kukuh. Pihak Universitas Warmadewa melalui Tim PKM juga menyerahkan 1 unit mesin pencacah sampah organik kepada Pemerintah Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan serta saat itu juga mesin tersebut langsung dipergunakan oleh PKK untuk latihan sampah organik. Perbekel Desa Kukuh I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd menyatakan bahwa program PKM itu sangat bermanfaat untuk Desa Kukuh terlebih bagi para PKK, nantinya hasil pelatihan pengolahan sampah organik menjadi pupuk ini akan di deseminasikan kepada para anggota PKK lainnya di tingkat Desa dan Dusun sehingga memiliki pemahaman dan keterampilan yang sama dalam rangka mengelola sampah berbasis rumah tangga. 🙏. . #desakukuhkerambitan #desadigital #desakukuh #Kerambitan #sampahberkah

Posted by Desa Kukuh – Kerambitan on Sunday, July 19, 2020

Saatnya PKK Berkiprah! Kemarin pagi hingga sore (19 Juli 2020) 20 Orang Utusan PKK masing-masing Dusun di Desa Kukuh – Kerambitan dilatih mengolah sampah rumah tangga menjadi Pupuk Organik Cair dan Pupuk Kompos Padat Organik. Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari Program PKM Hibah Institusi Universitas Warmadewa melalui Tim dari Fakultas Pertanian yang dikomando oleh Ir. Yan Tonga, M.P. 

Dalam kesempatan itu hadir pula Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tabanan, Camat Kerambitan, Perbekel Desa Kukuh serta Ketua BPD Desa Kukuh. 

Pihak Universitas Warmadewa melalui Tim PKM juga menyerahkan 1 unit mesin pencacah sampah organik kepada Pemerintah Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan serta saat itu juga mesin tersebut langsung dipergunakan oleh PKK untuk latihan sampah organik. 

Perbekel Desa Kukuh I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd menyatakan bahwa program PKM itu sangat bermanfaat untuk Desa Kukuh terlebih bagi para PKK, nantinya hasil pelatihan pengolahan sampah organik menjadi pupuk ini akan di deseminasikan kepada para anggota PKK lainnya di tingkat Desa dan Dusun sehingga memiliki pemahaman dan keterampilan yang sama dalam rangka mengelola sampah berbasis rumah tangga. 

PKM Tematik – Kegiatan PKM tentang Budidaya Ternak Babi kepada 20 Anggota PKK Desa Kukuh pada Minggu, 12 Juli 2020

Kukuh-Kerambitan – Kendati beberapa bulan yang lalu di Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan di hantui dengan serangan Virus ASF yang menyerang sebagian besar Babi peliharaan para warga hingga menyebabkan banyaknya warga merugi nampaknya kini mulai disikapi oleh Pemerintah Desa Kukuh.

Bekerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa, Pemerintah Desa Kukuh melakukan edukasi dan memperbaharui pengetahuan kepada 20 orang utusan PKK Desa Kukuh tentang Budidaya Ternak Babi pasca serangan Virus ASF yang dilaksanakan pada hari minggu (12/7) lalu. Kegiatan tersebut dikemas dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Tematik yang di danai dari Hibah Institusi Universitas Warmadewa Tahun 2020.

Dalam kegiatan itu, tim PKM yang terdiri dari Ir. Yan Tonga, M.P, Ir. I Gede Sutapa, M.P dan Ir. Ketut Agung Sudewa, M.Si memberikan pengetahuan dasar tentang budidaya ternak babi hingga tips pencegahan serangan penyakit-penyakit yang dapat menyerang ternak babi. Selain itu dalam PKM Tematik tersebut para peserta yang terdiri dari PKK utusan dari masing-masing Dusun yang ada di Desa Kukuh juga akan dilatih mengolah kotoran ternak babi dan sampah berbasis sumber menjadi pupuk organik yang akan dimanfaatkan untuk tanaman organik di polybag. PKM Tematik yang bertema Penanganan dan Pengolahan Limbah Ternak dan Sampah Berbasis Sumber Menjadi Pupuk Organik itu akan berlangsung hingga bulan September 2020 mendatang.

Perbekel Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd menyampaikan ucapan terimakasih kepada tim PKM Universitas Warmadewa yang telah ikut serta membangun Desa Kukuh yang juga merupakan salah satu misi Perbekel Desa Kukuh yaitu melakukan kerjasama dengan Akademisi dan Pihak Eksternal lainnya dalam rangka percepatan pembangunan disegala sektor di Desa Kukuh.

Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi Abdul Halim Iskandar menghadiri undang Komisi VIII DPR untuk membahas langkah strategis dan taktis untuk memastikan data kemiskinan atau Pemerintah diminta miliki satu data kemiskinan yang menjadi rujukan kementerian/lembaga.Ketua Komisi VIII Yandri Susanto mengatakan, saatnya pemerintah punya satu data kemiskinan yang menjadi rujukan kementerian/lembaga dan adanya sinkronisasi data masing-masing data kemiskinan di kementerian/lembaga.Menteri Halim dalam paparannya mengatakan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dalam penanganan tandem Covid-19 ini mengambil hikmah alias momentum untuk lakukan reformasi manajemen Data Desa, utamanya terkait perencanaan pembangunan desa dengan menggunakan alokasi Dana Desa.Gus Menteri, sapaan akrabnya, akui jika memang selama ini perencanaan pembangunan desa itu masih bertumpu pada keinginan, bukan pada problematika atau masalah.”Ini akan direformasi secara perlahan, yang dimulai dengan cara pandang, reformasi paradigma kemudian sikap yang nanti berdampak sistemik kepada prilaku,” kata Gus Menteri, Rabu (1/7/2020).Gus Menteri berikan laporan terkini mengenai penyaluran BLT Dana Desa terhitung hingga 29 Juni 2020.Dana Desa Sudah disalurkan sebanyak 70.546 Desa atau setara 95 persen dari seluruh desa yaitu 75.953 desa.”Adapun untuk penerima manfaat BLT Dana Desa sebanyak 7.502.489 KPM,” kata Gus Menteri. Mengenai penerima manfaat itu, Halim menerangkan terdiri dari Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) sebanyak 2.025.672 orang atau sekitar 27 persen.Kemudian, KPM yang anggotanya menderita penyakit kronis atau menahun sebesar 283.392 keluarga.“Penerima manfaat yang terbesar ada pada petani dan buruh tani sebanyak 6.602.190 orang atau sekitar 88 persen,” ujarnyaSistem pendataan BLT Dana Desa ini menggunakan pendekatan Ijtimaiyah atau kesepakatan dengan indikator-indikator umum berbasi RT dilakukan oleh tiga relawan Desa Tanggap Covid-19.Kesepakatan ketiga relawan inilah yang jadi penentuan KPM ditingkatkan RT yang selanjutnya dibawa ke Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) hingga validasi terjamin.” Semua data ini dalam proses pengiriman By Name By Address kurang lebih 5 juta sekian. yang nanti juga akan dikirim ke Kemensos,” kata Gus Menteri.Sedang bagi warga yang belum miliki NIK tapi dinilai layak menerima maka akan dimasukkan ke daftar sekaligus difasilitasi segera mengurus e-KTP.Foto: Sigit/Humas Kemendes PDTT
Teks: Firman/Humas Kemendes PDTT

Sumber : http://www.kemendesa.go.id/berita/view/detil/3330/kemendes-pdtt-bakal-reformasi-manajemen-data-desa

Pemerintah telah mengimbau agar masyarakat bersiap untuk new normal alias hidup “berdampingan” dengan COVID-19 sambil menjalani aktivitas seperti biasa. Namun, tetap ada batasan-batasannya. Batasan apakah yang perlu diterapkan? Simak penjelasan berikut ini. 

Sejak pandemi COVID-19 muncul, hampir semua orang mengalami kendala untuk menjalani kehidupan normal akibat pembatasan yang perlu dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona.

Namun, dengan usainya pembatasan tersebut, pemerintah menganjurkan kita untuk mulai melakukan kegiatan seperti biasa, tentunya sambil mematuhi protokol pencegahan COVID-19.

Hal ini mendorong kita untuk lebih gencar dalam menerapkan langkah pencegahan dasar COVID-19, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitizer, tidak menyentuh wajah dengan tangan yang belum dicuci, menerapkan physical distancing, serta mengenakan masker dalam setiap aktivitas, terutama di tempat umum.

Penerapan New Normal

Berikut adalah hal-hal penting yang perlu kamu ketahui untuk menghadapi new normal:

1. Saat harus keluar rumah dan kembali lagi ke rumah

Penerapan new normal akan membuat kita lebih longgar untuk keluar rumah. Namun, mengingat pandemi COVID-19 masih berlangsung, kita harus tetap menerapkan langkah pencegahan dasar kapan pun dan di mana pun kita berada.

Selain itu, jangan memaksakan diri untuk keluar rumah saat sedang tidak fit. Bila keperluan sudah selesai, segera kembali ke rumah. Sesampainya di rumah, langsung lakukan beberapa hal berikut:

  • Buka alas kaki sebelum masuk ke dalam rumah.
  • Semprotkan disinfektan pada alas kaki maupun peralatan yang kamu gunakan.
  • Cuci tangan dengan air dan sabun.
  • Lepaskan pakaian yang dikenakan dan segera masukkan ke dalam tempat cucian yang tertutup.
  • Mandi dan berganti pakaian bersih sebelum bersantai atau berkumpul dengan keluarga.

2. Sewaktu menggunakan transportasi umum

Bila kamu harus bepergian ke suatu tempat dan menggunakan transportasi umum, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selain menerapkan langkah pencegahan dasar.

Untuk memudahkanmu dalam menjaga kebersihan tangan, bawalah selalu hand sanitizer. Jangan menyentuh wajah dengan tangan yang belum dibersihkan. Selain itu, pastikan kamu membawa botol minum agar tetap terhidrasi selama perjalanan.

Yang paling penting untuk diingat selama berada di dalam transportasi umum adalah mengurangi interaksi dan menjaga jarak setidaknya 1 meter dengan penumpang lain. Bila hal ini tidak memungkinkan, sebaiknya jangan menggunakan transportasi umum.

3. Selama bekerja di kantor

Dimulainya new normal akan membuat para karyawan kembali bekerja di kantor secara bertahap setelah beberapa bulan bekerja dari rumah. Nah, agar tetap aman dan terhindar dari virus Corona di tempat kerja, kamu perlu menerapkan pshysical distancing dalam setiap kegiatan di kantor.

Ketika beraktivitas di meja kerja ataupun saat rapat, pastikan jarak antarkursi minimal 1 meter. Bila ada rekan kerja yang duduk dengan jarak kurang dari itu, jangan ragu untuk menegur dan mengingatkannya agar menjaga jarak.

Begitu juga saat makan siang. Jika sebelumnya kamu terbiasa makan di kantin, sementara ini usahakan untuk selalu membawa bekal dari rumah agar kamu tidak perlu ke tempat yang ramai untuk membeli makanan. Saat makan siang bersama di kantor pun tetap jaga jarak dengan rekan-rekan sekantor.

Bila kamu sakit, mintalah izin untuk tidak masuk kerja, atau bila memungkinkan, bekerjalah dari rumah dulu untuk sementara waktu.

4. Ketika berbelanja

Bila kamu harus berbelanja membeli bahan makanan, kemungkinan kamu akan bertemu dengan banyak orang. Ingat, selalu terapkan physical distancing, ya.

Batasi menyentuh barang-barang di toko maupun di tempat umum. Setelah menyentuh barang-barang tersebut, jangan menyentuh wajah atau barang-barang pribadi, misalnya tas dan handphone, sebelum mencuci tangan. Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko terkontaminasi virus Corona.

Selain itu, usahakan untuk tidak berlama-lama saat belanja. Catat barang-barang apa saja yang perlu dibeli dan langsung ke kasir ketika semua sudah Anda dapatkan.

Hal ini pun berlaku bila kamu dan keluarga makan di restoran. Ketika makan, kamu tentu harus melepas masker. Jadi, pilihlah tempat makan dengan ventilasi yang baik agar ada pertukaran udara di tempat tersebut. Ingat, selalu jaga jarak dengan orang lain, termasuk pramusaji, pengunjung lain, dan kasir, ya.

Sewaktu membayar, gunakan metode pembayaran nontunai untuk mencegah kontaminasi. Namun, jika tidak memungkinkan, pastikan untuk langsung mencuci tangan setelah memegang uang ataupun kartu.

5. Ketika berbelanja online atau memesan makanan online

Sejak pandemi, belanja online makin banyak diminati, karena orang bisa berbelanja dengan mudah tanpa harus keluar rumah. Melalui belanja online, kita bisa membeli makanan, minuman, atau barang yang kita butuhkan meskipun hampir seluruh mall dan pusat perbelanjaan tutup selama PSBB.

Meski begitu, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan, yaitu:

  • Hindari kontak langsung dengan kurir. Bila perlu, kenakan masker saat bertransaksi.
  • Upayakan untuk membayar barang belanjaan dengan secara nontunai untuk meminimalkan interaksi dengan kurir.
  • Sediakan tempat khusus bagi kurir menaruh barang pesananmu, agar kamu tidak perlu bertemu langsung atau bersentuhan dengan kurir ketika menerima barang.
  • Buka bungkus paket di luar rumah dan segera buang bungkusnya di tempat sampah atau semprot bungkus paket dengan disinfektan sebelum membawanya masuk ke dalam rumah.
  • Untuk makanan, jangan menyemprotkan disinfektan ke bungkusnya. Cukup buka dan buang bungkusnya, lalu pindahkan makanan ke piring. Jangan makan makanan langsung dari wadahnya.
  • Setelah membuka kemasan paket barang atau makanan, langsung cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

6. Ketika membutuhkan layanan kesehatan

Alih-alih berkonsultasi langsung dengan dokter di rumah sakit, lebih baik gunakan fasilitas telemedicine. Kamu bisa menggunakan aplikasi ALODOKTER untuk berkonsultasi dengan dokter umum maupun dokter spesialis.

Kamu juga bisa membuat janji konsultasi dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi ALODOKTER jika memang memerlukan pemeriksaan atau penanganan langsung dari dokter.

Berkonsultasi secara online lewat aplikasi kesehatan dinilai lebih aman untuk mencegah penularan virus Corona, khususnya bagi orang-orang dengan penyakit yang rentan terkena COVID-19, seperti diabetes atau penyakit jantung.

Jika kamu memiliki bayi yang harus menjalani imunisasi atau kamu sedang hamil dan perlu memeriksakan kehamilan, ikuti panduan imunisasi dan pemeriksaan kehamilan yang dianjurkan oleh dokter selama pandemi COVID-19 ini, ya.

Kendati kehidupan dengan new normal telah dicanangkan oleh pemerintah, bukan berarti virus Corona telah hilang dan tidak lagi menjadi ancaman. Oleh karena itu, kamu tetap harus memperkuat daya tahan tubuhmu dengan memerhatikan asupan nutrisi dan cairan, serta menerapkan pola hidup sehat, seperti beristirahat yang cukup, rutin berolahraga, mengelola stres dengan baik, serta tidak merokok.

Penting untuk diingat, jangan memaksakan diri untuk keluar rumah bila sedang tidak sehat, apalagi jika kamu mengalami gejala COVID-19, seperti demam, batuk, sesak napas, pilek, atau sakit tenggorokan. Segera lakukan isolasi mandiri. Dengan begitu, kamu juga akan melindungi orang lain dari risiko terpapar virus Corona.

Selain itu, hubungi juga hotline COVID-19 di 119 Ext. 9 untuk mendapatkan pengarahan lebih lanjut. Bila memang memenuhi kriteria, dinas kesehatan bisa menjemput dan mengantarkanmu langsung ke fasilitas layanan kesehatan atau rumah sakit rujukan COVID-19 terdekat untuk mendapatkan pengobatan.

Sumber : https://www.alodokter.com/ini-panduan-menjalani-new-normal-saat-pandemi-corona

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengatakan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Desa terkait perpanjangan bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa untuk tiga bulan berikutnya. Penyaluran BLT Dana Desa tahap kedua nantinya ini akan dimulai pada Juli, Agustus, September.

“Terkait dengan Permendes hari ini kita keluarkan, yaitu Permendes yang mengatur perpanjangan BLT Dana Desa tiga bulan berikutnya, kalau kita hitung per April-Mei-Juni, maka tiga bulan berikutnya mulai Juli Agustus September, tetapi yang salur April kan kecil tidak banyak sehingga nanti agak mundur juga,” ujar Abdul Halim saat konferensi pers secara virtual, Selasa (16/6). Ia mengatakan, penyaluran BLT dana desa tahap kedua saat ini juga sudah dilakukan 18.448 desa. Ia menerangkan, meskipun penyaluran BLT dana desa tahap pertama sebelum seluruhnya selesai, namun tidak menghalangi penyaluran BLT dana desa tahap kedua.

“Jadi simultan sekarang, disamping kita fokus penuntasan tahap pertama, tahap kedua mulai jalan, tidak lagi komando, sudah dipahami mekanismenya, sehingga prosesnya otomatis berjalan di lapangan,” ungkapnya.

Pada penyaluran BLT dana desa tahap pertama, jumlah desa yang telah menyalurkan BLT dana desa per 15 Juni, sebanyak 65.711 desa. Jumlah ini kata Abdul Halim, setara dengan 88 persen dari total 74.953 desa di Indonesia.

“Desa yang sudah menyalurkan itu 65.711, jadi naik tiap hari atau 88 persen dari 74.953 desa, kalau dari jumlah desa yang sudah menerima Dana Desa ya tentu lebih tinggi lagi ada sekitar 90 persen,” kata Abdul Halim. Ia menyebut, perkembangan desa-desa dalam proses penyaluran BLT dana desa semakin baik setiap harinya. Ia menerangkan, saat ini desa yang sudah mengalokasikan BLT dana desa itu ada 72.855 atau 97 persen dari seluruh desa.

Kemudian desa yang sudah melakukan pendataan ada 73.350 desa atau 98 persen, begitu juga dasa yang sudah melakukan masyarakat desa khusus (musdesus) sebanyak 97 persen.

“Posisi penyaluran dana desa dan grafiknya naik terus,” ungkap Abdul Halim.Sumber : https://republika.co.id/berita/qc0k2e423/mendes-keluarkan-permendes-perpanjangan-blt-dana-desa

Menindaklanjuti Surat Dinas Pertanian UPTD Puskeswan II Tabanan tanggal 15 Mei 2020 tentang Pendataan Petani Peternak yang belum tersentuh bantuan sosial dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) maka melalui surat ini kami sampaikan kepada Seluruh masyarakat Desa Kukuh yang memiliki usaha peternakan Sapi, Babi, Kambing dan Ayam yang hasil ternaknya tidak bisa dijual dengan harga standar agar melaporkan diri mulai hari ini sampai dengan hari Kamis, 21 Mei 2020 Jam 12.00 WITA kepada para Kepala Kewilayahan (Kadus) masing-masing Dusun dengan membawa foto copy KTP, atau dapat melaporkan diri secara Online dengan mengisi Form di bawah ini.

Selanjutnya data tersebut akan kami ajukan/usulkan untuk mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Provinsi Bali (Keputusan Para Penerima ditentukan oleh Pemerintah Daerah).

Form Pendataan Peternak Untuk Usulan BLT Provinsi Bali

Silahkan Isi Form Pendataan di bawah ini dengan benar.  Batas Waktu Pengisian Form ini adalah pada Hari Kamis, 21 Mei 2020 Jam 12.00 WITA.

*Wajib diisi

Menindaklanjuti Surat Sekretariat Daerah Kabupaten Tabanan No. 518/423/Diskop tanggal 6 Mei 2020 tentang Pemberian Bantuan Stimulus Usaha (PBSU) sesuai dengan Pergub No. 15 Tahun 2020 tentang Paket Kebijakan COVID-19 di Provinsi Bali, maka Bersama surat ini kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Desa Kukuh yang memiliki usaha (Warung Tradisional, Pedagang Kaki Lima, Perajin, Pedagang Asongan/Pedagang Keliling, Bengkel Kecil, Peternak, Nelayan, Ojek Konvensional/Online, Industri Rumah Tangga, Pekerja Harian, serta UMKM/IKM) yang ingin mengusulkan Bantuan PBSU agar membaca surat ini dan melengkapi semua persyaratan yang diperlukan.

SURAT TENTANG USULAN PBSU TERSEBUT SILAHKAN UNDUH DISINI.

Berkas Usulan tersebut sudah kami terima secara kolektif di Kantor Desa Kukuh pada tanggal 27 Mei 2020 Jam 10.00 WITA

Demikian informasi ini kami sampaikan dan mohon untuk disebar luaskan kepada seluruh warga masyarakat Desa Kukuh yang memiliki Usaha.

FORM-FORM KELENGKAPAN PERSYARATAN DAPAT DIUNDUH DISINI.