Category Archive : Info Covid-19

Seprotkan Disinfektan – Kapolsek Kerambitan (Kiri) beserta Jajaran Polsek Kerambitan melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan di wilayah Desa Kukuh (22/12) kemarin.

KUKUH-KERAMBITAN, Jajaran Polsek Kerambitan di bawah komando Kompol Dewa Gede Putra, SH pada Selasa (22/12) pagi menerjunkan sejumlah pasukan kepolisian Sektor Kerambitan untuk membantu pencegahan penyebaran Virus Corona di wilayah Desa Kukuh dengan melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah rumah warga yang terdampak dan fasilitas umum.

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Perangkat Desa Kukuh dibawah koordinasi Perbekel Desa Kukuh I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd, pengurus Banjar Adat Kukuh, Babinsa, dan beberapa warga masyarakat. Menurut Perbekel Desa Kukuh Kerambitan menyatakan bahwa lonjakan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Desa Kukuh beberapa hari terakhir sangat tinggi. “Jumlah warga Desa Kukuh yang terkonfirmasi positif berdasarkan hasil Swab PCR dalam kurun waktu seminggu ini cukup meningkat. Hampir setiap hari ada saja yang dinyatakan positif, harapan kami semua masyarakat disiplin terapkan protokol kesehatan dan hindari kerumunan serta jaga jarak”.

Perbekel menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran Polsek Kerambitan, Banjar Adat Kukuh, Babinsa, Masyarakat yang telah membantu Desa Kukuh dalam melaksanakan langkah pencegahan penyebaran COVID-19. (*)

PENYEMPROTAN DISINFEKTAN – Sejumlah Rumah Warga yang melakukan isolasi mandiri disemprot disinfektan oleh perangkat Desa Kukuh yang juga Satgas COVID-19 Desa Kukuh Kerambitan tadi (18/12) Siang.

KUKUH-KERAMBITAN, Dalam hitungan sehari tepatnya mulai tanggal 17 hingga 18 Desember 2020 ini terjadi peningkatan jumlah warga Desa Kukuh – Kerambitan yang terkonfirmasi Positif COVID-19. Dari catatan satgas COVID-19 Desa Kukuh Kerambitan menyatakan bahwa dalam kurun waktu sehari tersebut terkonfirmasi sebanyak 4 warga Desa Kukuh Kerambitan yang dinyatakan Positif COVID-19 berdasarkan hasil tes Swab PCR.

Peningkatan jumlah warga terkonfirmasi positif tersebut dibenarkan juga oleh Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd. “Dalam kurun waktu 24 Jam, saya menerima informasi valid bahwa 4 warga kami dinyatakan positif COVID-19. Rata-rata dengan gejala seperti indra penciuman yang tidak berfugsi, ada batuk dan pilek juga. 4 Warga itu diantaranya 2 Orang Lansia dan 2 Orang Usia Produktif. Tadi Siang sudah dijemput untuk isolasi di Hotel yang difasilitasi oleh pemerintah sejumlah 2 orang, dan besok akan dijemput lagi 2 orang lagi untuk diisolasi di rumah sakit karena 2 orang warga ini ada penyakit bawaan” Kata Perbekel Widhi.

Sejak dimulainya pandemi COVID-19 masuk wilayah Desa Kukuh Kerambitan yaitu sekitar bulan Maret 2020 lalu hingga 18 Desember 2020 ini telah terakumulasi sebanyak 21 Orang Warga Desa Kukuh terkonfirmasi Positif COVID-19. “Sejak Strat COVID-19 masuk Desa Kukuh Bulan Maret lalu hingga sekarang ini, sebanyak 21 Orang warga kami yang terpapar COVID-19. Dari 21 Orang tersebut, 16 Orang telah dinyatakan sembuh dan telah beraktivitas kembali seperti biasa. Kita doadakan dan support bersama untuk warga yang masih diisolasi dan dinyatakan positif ini agar segera sembuh dan kembali berkumpul bersama keluarganya di rumah masing-masing”.

Perbekel dengan usia 32 Tahun ini juga mengingatkan semua warga Desa Kukuh Kerambitan untuk disiplin dan penuh tanggungjawab untuk melaksanakan Protokol Kesehatan Pencegahan COVID-19. “Semua warga harus disiplin dan penuh rasa tanggungjawab serta sadar agar menerapkan Protokol Kesehatan pencegahan COVID-19 dan selalu ingat pesan Ibu untuk melakukan 3M, Mencuci Tangan dengan Sabun di air yang mengalir, Menggunakan Masker, dan Menjaga Jarak serta Hindari Kerumunan. Ini penting untuk dilakukan secara masing-masing individu kemudian antar anggota keluarga agar saling mengingatkan. Tidak ada ruginya kita melaksanakan protokol kesehatan ini kok. Jangan sampai lalai dan lupa bahwa COVID-19 ini masih ada” pungkasnya. (*)

Pemerintah telah mengimbau agar masyarakat bersiap untuk new normal alias hidup “berdampingan” dengan COVID-19 sambil menjalani aktivitas seperti biasa. Namun, tetap ada batasan-batasannya. Batasan apakah yang perlu diterapkan? Simak penjelasan berikut ini. 

Sejak pandemi COVID-19 muncul, hampir semua orang mengalami kendala untuk menjalani kehidupan normal akibat pembatasan yang perlu dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona.

Namun, dengan usainya pembatasan tersebut, pemerintah menganjurkan kita untuk mulai melakukan kegiatan seperti biasa, tentunya sambil mematuhi protokol pencegahan COVID-19.

Hal ini mendorong kita untuk lebih gencar dalam menerapkan langkah pencegahan dasar COVID-19, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitizer, tidak menyentuh wajah dengan tangan yang belum dicuci, menerapkan physical distancing, serta mengenakan masker dalam setiap aktivitas, terutama di tempat umum.

Penerapan New Normal

Berikut adalah hal-hal penting yang perlu kamu ketahui untuk menghadapi new normal:

1. Saat harus keluar rumah dan kembali lagi ke rumah

Penerapan new normal akan membuat kita lebih longgar untuk keluar rumah. Namun, mengingat pandemi COVID-19 masih berlangsung, kita harus tetap menerapkan langkah pencegahan dasar kapan pun dan di mana pun kita berada.

Selain itu, jangan memaksakan diri untuk keluar rumah saat sedang tidak fit. Bila keperluan sudah selesai, segera kembali ke rumah. Sesampainya di rumah, langsung lakukan beberapa hal berikut:

  • Buka alas kaki sebelum masuk ke dalam rumah.
  • Semprotkan disinfektan pada alas kaki maupun peralatan yang kamu gunakan.
  • Cuci tangan dengan air dan sabun.
  • Lepaskan pakaian yang dikenakan dan segera masukkan ke dalam tempat cucian yang tertutup.
  • Mandi dan berganti pakaian bersih sebelum bersantai atau berkumpul dengan keluarga.

2. Sewaktu menggunakan transportasi umum

Bila kamu harus bepergian ke suatu tempat dan menggunakan transportasi umum, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selain menerapkan langkah pencegahan dasar.

Untuk memudahkanmu dalam menjaga kebersihan tangan, bawalah selalu hand sanitizer. Jangan menyentuh wajah dengan tangan yang belum dibersihkan. Selain itu, pastikan kamu membawa botol minum agar tetap terhidrasi selama perjalanan.

Yang paling penting untuk diingat selama berada di dalam transportasi umum adalah mengurangi interaksi dan menjaga jarak setidaknya 1 meter dengan penumpang lain. Bila hal ini tidak memungkinkan, sebaiknya jangan menggunakan transportasi umum.

3. Selama bekerja di kantor

Dimulainya new normal akan membuat para karyawan kembali bekerja di kantor secara bertahap setelah beberapa bulan bekerja dari rumah. Nah, agar tetap aman dan terhindar dari virus Corona di tempat kerja, kamu perlu menerapkan pshysical distancing dalam setiap kegiatan di kantor.

Ketika beraktivitas di meja kerja ataupun saat rapat, pastikan jarak antarkursi minimal 1 meter. Bila ada rekan kerja yang duduk dengan jarak kurang dari itu, jangan ragu untuk menegur dan mengingatkannya agar menjaga jarak.

Begitu juga saat makan siang. Jika sebelumnya kamu terbiasa makan di kantin, sementara ini usahakan untuk selalu membawa bekal dari rumah agar kamu tidak perlu ke tempat yang ramai untuk membeli makanan. Saat makan siang bersama di kantor pun tetap jaga jarak dengan rekan-rekan sekantor.

Bila kamu sakit, mintalah izin untuk tidak masuk kerja, atau bila memungkinkan, bekerjalah dari rumah dulu untuk sementara waktu.

4. Ketika berbelanja

Bila kamu harus berbelanja membeli bahan makanan, kemungkinan kamu akan bertemu dengan banyak orang. Ingat, selalu terapkan physical distancing, ya.

Batasi menyentuh barang-barang di toko maupun di tempat umum. Setelah menyentuh barang-barang tersebut, jangan menyentuh wajah atau barang-barang pribadi, misalnya tas dan handphone, sebelum mencuci tangan. Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko terkontaminasi virus Corona.

Selain itu, usahakan untuk tidak berlama-lama saat belanja. Catat barang-barang apa saja yang perlu dibeli dan langsung ke kasir ketika semua sudah Anda dapatkan.

Hal ini pun berlaku bila kamu dan keluarga makan di restoran. Ketika makan, kamu tentu harus melepas masker. Jadi, pilihlah tempat makan dengan ventilasi yang baik agar ada pertukaran udara di tempat tersebut. Ingat, selalu jaga jarak dengan orang lain, termasuk pramusaji, pengunjung lain, dan kasir, ya.

Sewaktu membayar, gunakan metode pembayaran nontunai untuk mencegah kontaminasi. Namun, jika tidak memungkinkan, pastikan untuk langsung mencuci tangan setelah memegang uang ataupun kartu.

5. Ketika berbelanja online atau memesan makanan online

Sejak pandemi, belanja online makin banyak diminati, karena orang bisa berbelanja dengan mudah tanpa harus keluar rumah. Melalui belanja online, kita bisa membeli makanan, minuman, atau barang yang kita butuhkan meskipun hampir seluruh mall dan pusat perbelanjaan tutup selama PSBB.

Meski begitu, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan, yaitu:

  • Hindari kontak langsung dengan kurir. Bila perlu, kenakan masker saat bertransaksi.
  • Upayakan untuk membayar barang belanjaan dengan secara nontunai untuk meminimalkan interaksi dengan kurir.
  • Sediakan tempat khusus bagi kurir menaruh barang pesananmu, agar kamu tidak perlu bertemu langsung atau bersentuhan dengan kurir ketika menerima barang.
  • Buka bungkus paket di luar rumah dan segera buang bungkusnya di tempat sampah atau semprot bungkus paket dengan disinfektan sebelum membawanya masuk ke dalam rumah.
  • Untuk makanan, jangan menyemprotkan disinfektan ke bungkusnya. Cukup buka dan buang bungkusnya, lalu pindahkan makanan ke piring. Jangan makan makanan langsung dari wadahnya.
  • Setelah membuka kemasan paket barang atau makanan, langsung cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

6. Ketika membutuhkan layanan kesehatan

Alih-alih berkonsultasi langsung dengan dokter di rumah sakit, lebih baik gunakan fasilitas telemedicine. Kamu bisa menggunakan aplikasi ALODOKTER untuk berkonsultasi dengan dokter umum maupun dokter spesialis.

Kamu juga bisa membuat janji konsultasi dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi ALODOKTER jika memang memerlukan pemeriksaan atau penanganan langsung dari dokter.

Berkonsultasi secara online lewat aplikasi kesehatan dinilai lebih aman untuk mencegah penularan virus Corona, khususnya bagi orang-orang dengan penyakit yang rentan terkena COVID-19, seperti diabetes atau penyakit jantung.

Jika kamu memiliki bayi yang harus menjalani imunisasi atau kamu sedang hamil dan perlu memeriksakan kehamilan, ikuti panduan imunisasi dan pemeriksaan kehamilan yang dianjurkan oleh dokter selama pandemi COVID-19 ini, ya.

Kendati kehidupan dengan new normal telah dicanangkan oleh pemerintah, bukan berarti virus Corona telah hilang dan tidak lagi menjadi ancaman. Oleh karena itu, kamu tetap harus memperkuat daya tahan tubuhmu dengan memerhatikan asupan nutrisi dan cairan, serta menerapkan pola hidup sehat, seperti beristirahat yang cukup, rutin berolahraga, mengelola stres dengan baik, serta tidak merokok.

Penting untuk diingat, jangan memaksakan diri untuk keluar rumah bila sedang tidak sehat, apalagi jika kamu mengalami gejala COVID-19, seperti demam, batuk, sesak napas, pilek, atau sakit tenggorokan. Segera lakukan isolasi mandiri. Dengan begitu, kamu juga akan melindungi orang lain dari risiko terpapar virus Corona.

Selain itu, hubungi juga hotline COVID-19 di 119 Ext. 9 untuk mendapatkan pengarahan lebih lanjut. Bila memang memenuhi kriteria, dinas kesehatan bisa menjemput dan mengantarkanmu langsung ke fasilitas layanan kesehatan atau rumah sakit rujukan COVID-19 terdekat untuk mendapatkan pengobatan.

Sumber : https://www.alodokter.com/ini-panduan-menjalani-new-normal-saat-pandemi-corona