Category Archive : Kegiatan

TAMPIL DIGITAL – Salah satu peserta lomba karaoke lagu pop Bali dalam rangka Bulan Bahasa Bali 2021 Desa Kukuh Kerambitan yang telah dipublikasi pada media sosial Desa Kukuh – Kerambitan, semua peserta tampil secara digital.

KUKUH, KERAMBITAN – Sudah menjadi tradisi sejak Kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster dimana setiap bulan Pebruari diselenggarakan kegiatan Bulan Bahasa Bali. Untuk pertama kalinya Bulan Bahasa Bali diselenggarakan pada Pebruari 2019 lalu dan masih tetap eksis hingga saat ini di tahun 2021 dengan mengacu pada Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali.

Demikian halnya di Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan, sejak Kepemimpinan Perbekel I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd kegiatan Bulan Bahasa Bali diselenggarakan sejalan dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Ditahun 2020 yang lalu, pelaksanaan Bulan Bahasa Bali di Desa Kukuh Kerambitan sangat semarak di Balai serba guna setempat. Puluhan anak TK/PAUD, SD, Pemuda, PKK, hingga Lansia ambil peran. Namun, hal itu tidak dapat dilakukan untuk saat ini karena Pandemi COVID-19 yang masih berkepanjangan.

Kendati demikian, Pemerintah Desa Kukuh Kerambitan tetap berupaya dan berusaha agar kegiatan yang sangat positif tersebut untuk dapat dilaksanakan kendati ditengah Pandemi COVID-19. Berkat diskusi yang cukup intens dilaksanakan antara Perbekel, Penyuluh Bahasa Bali, dan Panitia akhirnya tercetus strategi untuk menyelenggarakan Bulan Bahasa Bali dengan menggunakan media campuran (mix media). Sehingga, para peserta yang merupakan masyarakat Desa Kukuh Kerambitan tetap dapat berekspresi dan para penikmat atau penonton juga tetap dapat menyaksikan pelaksanaan Bulan Bahasa Bali Tahun 2021 tersebut.

Menurut Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd menyatakan bahwa Mix Media tersebut adalah strategi mengkemas kegiatan dengan memanfaatkan berbagai komponen media baik offline maupun Online. “Mix Media itu adalah media campuran yang sangat tepat kita gunakan saat Pandemi ini untuk tetap dapat memfasilitasi masyarakat dalam segala hal, termasuk dalam kegiatan Bulan Bahasa Bali Tahun 2021 ini. Jadi, semua kompetisi dalam kegiatan Bulan Bahasa Bali 2021 ini kita memanfaatkan teknologi dan media. Peserta tidak langsung tatap muka begitu juga dengan para penontonnya, ini semua sudah kita pikirkan untuk mengantisipasi cluster COVID-19. Semua peserta membuat konten sesuai bidang lomba dengan cara direkam menggunakan media rekam masing-masing dalam bentuk Video, kemudian hasilnya dikumpulkan kepada panitia, lalu agar masyarakat lain dapat menyaksikan maka hasil karya para peserta itu kita publikasikan melalui media sosial seminggu sebelum masuk tahap penjurian”. Ucapnya.

Dijelaskan kembali bahwa masyarakat dengan trand teknologi saat ini diyakini akan dapat menikmati atau menonton karya dan penampilan para peserta secara online. “Penonton bisa menonton kapan saja dan ada dimana pun di seluruh Dunia. Saat ini karya dan penampilan para peserta sudah dipublikasikan melalui media sosial facebook Desa Kukuh – Kerambitan dan sudah bisa ditonton serta diberikan komentar atas penampilan para peserta oleh para penonton. Nanti tanggal 19 Pebruari 2021 karya dan penampilan para peserta dalam video yang telah dipublikasikan tersebut akan di nilai oleh para Juri secara offline dan rencananya saat penjurian akan disiarkan langsung di media sosial facebook Desa Kukuh – Kerambitan”.

Pada kegiatan Bulan Basaha Bali 2021 ini, Pemerintah Desa Kukuh Kerambitan menyelenggarakan hanya dua (2) jenis lomba (wimbakara) yaitu lomba pidato bahasa Bali dengan para peserta generasi muda (yowana) yang ada di Desa Kukuh serta Lomba Karaoke Lagu Pop Bali yang melibatkan para PKK se-Desa Kukuh Kerambitan. Tercatat dalam Panitia sejumlah 6 Peserta mengikuti lomba Pidato Bahasa Bali dan 10 peserta lomba karaoke lagu pop Bali. Untuk menyaksikan penampilan para peserta lomba, para penonton dapat menonton melalui akun facebook Desa Kukuh – Kerambitan atau pada Link berikut ini : https://www.facebook.com/desakukuh

Sejak berita ini dipublikasikan terlihat rata-rata para peserta sangat banyak mendapatkan komentar dan suka (like), bahkan hingga puluhan kali kontennya dibagikan oleh para netizen. (*)

MUSDES LPJ BUMDES 2020 – Suasana Musyawarah Desa LPJ BUMDES Kukuh Winangun Desa Kukuh Kerambitan tadi pagi (19/01) berlangsung di ruang rapat Kantor Perbekel Desa Kukuh.

KUKUH, KERAMBITAN – Belum komplit satu tahun beroperasi, akhirnya tadi pagi (19/1) Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Kukuh Winangun Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan menyampaikan hasil usahanya pada Musyawarah Desa Laporan Pertanggungjawaban BUMDES Tahun 2020.

Acara dilaksanakan diruang rapat Kantor Perbekel Desa Kukuh – Kerambitan tersebut dihadiri oleh Badan Permusyawaratan Desa, Perbekel, Badan Pengawas serta Pengurus BUMDES, Kepala Kewilayahan se-Desa Kukuh dan Perangkat Desa Kukuh. Bertindak selaku pimpinan Musyawarah Desa adalah Ketua Badan Permusyawaratan Desa Kukuh Drs. A.A. Rai Budi Utama.

Dalam Laporan tahunannya, Direktur BUMDES Kukuh Wianangun Desa Kukuh Kerambitan I Ketut Sujaya menyampaikan bahwa Total Pendapatan Operasional Tahun 2020 sebesar Rp. 528.714.689 dan Pendapatan Non Opersional sejumlah Rp. 14.037.989 sehingga akumulasi dari kedua sumber pendapatan tersebut mencapai Rp. 542.752.678. Sementara itu, total biaya operasional selama satu tahun mencapai Rp. 26.280.632. “Biaya operasional itu terdiri dari Honor Pengurus yang dalam hal ini merangkap sebagai pengelola sebesar 12 Juta, Transportasi 1,3 Juta, Pemeliharaan 6 Juta, dan Biaya Operasional lainnya 6,5 Juta. Untuk Biaya Non Operasional yaitu Pajak Bank dan Admin Bank itu sejumlah 3 Jutaan” Imbuh Sujaya.

Dari laporan laba rugi yang disampaikan, setelah dikurangi dengan harga pokok pembelian sejumlah Rp. 490.105.789 dan biaya operasional dan non operasional maka Sisa Hasil Usaha (SHU) bersih yang diperoleh oleh BUMDES Kukuh Winangun Desa Kukuh Kerambitan tahun 2020 adalah sebesar Rp. 23.342.682.

Ketua Badan Pengawas BUMDES Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Sukadi menyampaikan bahwa selaku Badan Pengawas telah melakukan fungsinya dan dari hasil pengawasan yang dilakukan pada tahun 2020 dapat disimpulkan bahwa BUMDES Kukuh Winangun Desa Kukuh Kerambitan telah memenuhi standar operasional serta akuntabel, namun pihaknya juga mengingatkan agar semua pihak ikut bersama-sama memantau perkembangan dan pelaksanaan operasional BUMDES sebagai satu-satunya badan usaha yang dimiliki oleh Desa.

A.A Rai Budi Utama selaku Ketua Badan Permusyawaratan Desa Kukuh menyampaikan apresiasi kepada para pengelola atau pengurus dan para badan pengawas serta pembina atas kerja kerasnya untuk menjalankan BUMDES Desa Kukuh hingga ditahun pertama ini mampu memberikan SHU yang cukup signifikan.

Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran BUMDES Kukuh Winangun Desa Kukuh Kerambitan. “Kami mengingatkan agar BUMDES selalu berinovasi dan berstrategi sehingga semakin lebih optimal. Jumlah Warung-warung milik warga yang bermitra saat ini baru 50% maka ini juga harus dimaksimalkan kemitraannya. Usia 9 bulan ini tentu baru usia prematur bagi sebuah perjalanan usaha bisnis, maka jajaran BUMDES harus tetap semangat, jangan kendor dan selalu kembangkan diri sehingga tahun depan lebih mantap lagi” ucap Widhi.

Diakhir acara, musyawarah Desa menyepakati untuk menerima laporan pertanggung jawaban dari Pengurus BUMDES Kukuh Winangun Desa Kukuh Kerambitan dan telah disahkan oleh Badan Permusyawarat Desa. (*)

Waspada Demam Berdarah! Ayo kita Lakukan langkah-langkah pencegahan.

Dalam penanganan DBD, peran serta masyarakat untuk menekan kasus ini sangat menentukan. Oleh karenanya program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus perlu terus dilakukan secara berkelanjutan sepanjang tahun khususnya pada musim penghujan. Program PSN , yaitu: 1) Menguras, adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain 2) Menutup, yaitu menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya; dan 3) Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah.

Adapun yang dimaksud dengan 3M Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan seperti 1) Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan; 2) Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk; 3) Menggunakan kelambu saat tidur; 4) Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk; 5) Menanam tanaman pengusir nyamuk, 6) Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah; 7) Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.

Tepat 24 Desember 2020 Lalu, genap 1 Tahun saya mengabdi sebagai Perbekel (Kepala Desa) di Desa Kukuh Kerambitan. Belum banyak yang dapat saya lakukan selama 1 tahun itu karena situasi pandemi. Kepemimpinan dimasa pandemi ini sangat banyak tantangan hingga harus menunda banyak kegiatan yang telah diproyeksikan untuk dapat dilaksanakan pada tahun 2020, karena pembatasan dan adanya pengurangan serta realokasi anggaran dari pemerintah. Kendati demikian saya tidak juga berdiam diri, berkat relasi dan komunikasi akhirnya melalui program kemitraan dan pengabdian masyarakat dengan beberapa Perguruan Tinggi, kegiatan pemberdayaan masyarakat dan penyiapan infrastruktur Desa Digital secara bertahap dapat dilaksanakan tanpa menggunakan anggaran APBDes.

Khusus dalam hal upaya mendapatkan Pendapat Asli Desa (PAD) pada tahun 2020 ini saya pastikan sudah dapat dilaksanakan sehingga Tahun 2020 ini Desa Kukuh secara perlahan telah mampu menumbuhkan PAD dari tahun-tahun sebelumnya yang sama sekali tidak pernah ada. Selebihnya, hanya kegiatan-kegiatan rutin dan normatif yang dapat terlaksana. Khusus dibidang pelayanan yang menjadi prioritas pada masa kepemimpinan 1 tahun telah dapat dilaksanakan. Sekarang, masyarakat butuh surat keterangan dan surat-surat sejenisnya (yang memang menjadi kewenangan penuh di Desa, tidak termasuk Dokumen Kependudukan) tidak lagi berlama-lama, bahkan beberapa masyarakat sudah kita layani secara Online termasuk pelayanan “jemput bola”. Selain itu, kini masyarakat secara Pasti mendapatkan pelayanan karena Komitmen saya adalah adanya kepastian pelayanan pada hari dan jam kerja yang telah ditetapkan.

Pada Kesempatan ini, saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat Desa Kukuh – Kerambitan karena pada 1 tahun ini belum maksimal dapat mengeksekusi/melaksanakan program kerja sesuai program kerja yang telah dirancang, semoga Tahun berikutnya situasi pandemi COVID-19 ini semakin membaik sehingga program-program tersebut dapat saya laksanakan dan masyarakat dapat terlibat lebih banyak serta merasakan dampaknya secara bersama-sama untuk kepentingan bersama-sama. Saya menyampaikan ucapan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada semua pihak (tanpa terkecuali satu pun) yang telah banyak membantu secara material dan non material dengan semangat gotong royong selama 1 tahun yang berlalu dan mari kita tetap saling membantu untuk kedepannya sesuai dengan kompetensi dan keahlian masing-masing, sehingga tujuan kita bersama yaitu bersama-sama berbuat positif untuk kemajuan Desa kita tercinta Desa Kukuh – Kerambitan dapat dengan segera tercapai. Untuk memperbaiki dan menyempurnakan langkah selanjutnya, saya mengharapkan adanya kritik dan saran dari semua pihak di Desa Kukuh – Kerambitan sehingga dapat saya jadikan bahan pertimbangan dalam setiap keputusan.

Astungkara, kita bersama-sama selalu diberi kesehatan sehingga dapat berkontribusi aktif untuk Desa kita tercinta🙏 Ngiring sareng-sareng Ngukuhin Taman Anyar Sarining Winangun, Rahayu sareng sami.

Salam Hormat,
Perbekel Desa Kukuh – Kerambitan Periode 2019-2025
I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd

Setelah berhasil mengolah Sampah Rumah Tangga organik menjadi Kompos padat dan cair, tadi pagi (26 Juli 2020) para Utusan PKK masing-masing Dusun yang ada di Desa Kukuh – Kerambitan dilatih untuk mengimplementasikan Kompos asil olahan tersebut ketanaman dalam rangka menciptakan kebun ketahanan pangan Keluarga. Kali ini sebagai percontohan, masing-masing Dusun diberikan bantuan 60 Bibit yang terdiri dari Cabai, Terong dan Tomat. 

Kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari PKM Tematik Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa yang telah berlangsung selama 3 Minggu. 

Sebagai kelanjutan program ini, Perbekel Desa Kukuh – Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom., M.Pd akan membuat percontohan budidaya tanaman Jahe Merah dengan media pollybag di setiap Dusun dengan memanfaatkan Kompos dari Sampah yang telah diolah di TPST Mini Desa Kukuh. Serta akan dibuatkan pola keberlanjutan pasca tanam dan pasca panen pada nantinya. 

Lokasi Baru Unit Pertokoan dan Jasa BUMDes Kukuh Winangun Desa Kukuh Kerambitan tadi pagi (21 Juli 2020) diresmikan oleh Camat Kerambitan. Dalam kesempatan itu juga di launching produk Beras Super Produksi BUMDes Kukuh Winangun Desa Kukuh Kerambitan serta Layanan Titip Samsat Kendaraan dan Jasa Layanan Pembayaran Online. 

Acara tersebut di saksikan oleh Perbekel Desa Kukuh, BPD Desa Kukuh, Badan Pengawas BUMDes serta dihadiri oleh Perbekel Se-Kecamatan Kerambitan dan Perangkat Desa Kukuh-Kerambitan. 

Masyarakat Desa Kukuh-Kerambitan yang akan melakukan samsat kendaraan sekarang dapat melalui BUMDes Desa Kukuh – Kerambitan.

Camat Kerambitan Melaunching Gedung Baru, Produk dan Layanan BUMDes Desa Kukuh – Kerambitan yang Baru (21 Juli 2020)

 

Saatnya PKK Berkiprah! Kemarin pagi hingga sore (19 Juli 2020) 20 Orang Utusan PKK masing-masing Dusun di Desa Kukuh – Kerambitan dilatih mengolah sampah rumah tangga menjadi Pupuk Organik Cair dan Pupuk Kompos Padat Organik. Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari Program PKM Hibah Institusi Universitas Warmadewa melalui Tim dari Fakultas Pertanian yang dikomando oleh Ir. Yan Tonga, M.P. 

Dalam kesempatan itu hadir pula Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tabanan, Camat Kerambitan, Perbekel Desa Kukuh serta Ketua BPD Desa Kukuh. 

Pihak Universitas Warmadewa melalui Tim PKM juga menyerahkan 1 unit mesin pencacah sampah organik kepada Pemerintah Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan serta saat itu juga mesin tersebut langsung dipergunakan oleh PKK untuk latihan sampah organik. 

Perbekel Desa Kukuh I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd menyatakan bahwa program PKM itu sangat bermanfaat untuk Desa Kukuh terlebih bagi para PKK, nantinya hasil pelatihan pengolahan sampah organik menjadi pupuk ini akan di deseminasikan kepada para anggota PKK lainnya di tingkat Desa dan Dusun sehingga memiliki pemahaman dan keterampilan yang sama dalam rangka mengelola sampah berbasis rumah tangga. 

PKM Tematik – Kegiatan PKM tentang Budidaya Ternak Babi kepada 20 Anggota PKK Desa Kukuh pada Minggu, 12 Juli 2020

Kukuh-Kerambitan – Kendati beberapa bulan yang lalu di Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan di hantui dengan serangan Virus ASF yang menyerang sebagian besar Babi peliharaan para warga hingga menyebabkan banyaknya warga merugi nampaknya kini mulai disikapi oleh Pemerintah Desa Kukuh.

Bekerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa, Pemerintah Desa Kukuh melakukan edukasi dan memperbaharui pengetahuan kepada 20 orang utusan PKK Desa Kukuh tentang Budidaya Ternak Babi pasca serangan Virus ASF yang dilaksanakan pada hari minggu (12/7) lalu. Kegiatan tersebut dikemas dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Tematik yang di danai dari Hibah Institusi Universitas Warmadewa Tahun 2020.

Dalam kegiatan itu, tim PKM yang terdiri dari Ir. Yan Tonga, M.P, Ir. I Gede Sutapa, M.P dan Ir. Ketut Agung Sudewa, M.Si memberikan pengetahuan dasar tentang budidaya ternak babi hingga tips pencegahan serangan penyakit-penyakit yang dapat menyerang ternak babi. Selain itu dalam PKM Tematik tersebut para peserta yang terdiri dari PKK utusan dari masing-masing Dusun yang ada di Desa Kukuh juga akan dilatih mengolah kotoran ternak babi dan sampah berbasis sumber menjadi pupuk organik yang akan dimanfaatkan untuk tanaman organik di polybag. PKM Tematik yang bertema Penanganan dan Pengolahan Limbah Ternak dan Sampah Berbasis Sumber Menjadi Pupuk Organik itu akan berlangsung hingga bulan September 2020 mendatang.

Perbekel Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd menyampaikan ucapan terimakasih kepada tim PKM Universitas Warmadewa yang telah ikut serta membangun Desa Kukuh yang juga merupakan salah satu misi Perbekel Desa Kukuh yaitu melakukan kerjasama dengan Akademisi dan Pihak Eksternal lainnya dalam rangka percepatan pembangunan disegala sektor di Desa Kukuh.

Foto: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster saat meninjau Pasar Murah Desa Kukuh, Kerambitan, Tabanan, Sabtu (15/2/2020).

TABANAN,Kilasbali.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya meninjau Pasar Murah Desa Kukuh, Kerambitan, Tabanan, Sabtu (15/2/2020).

(more…)