Tag Archive : Desa Kukuh Kerambitan

PENYERAHAN HADIAH BBB-DK 2021 -Acara Penyerahan Hadiah kepada para juara lomba pada kegiatan Bulan Bahasa Bali Desa Kukuh 2021 (22/2)

KUKUH, KERAMBITAN – Pelaksanaan Bulan Basaha Bali Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan Tahun 2021 telah di tutup tadi pagi (22/2) oleh Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd didampingi oleh Ketua BPD Desa Kukuh Drs. A.A Rai Budi Utama dan ketua TP PKK Desa Kukuh Ni Putu Yulia Ratih Widhi Adnyana.

Dari insight media sosial Desa Kukuh Kerambitan, sejak mulai dipublikasikannya video para peserta lomba pada 13 Pebruari 2021 lalu hingga 21 Pebruari 2021 kemarin tercatat sekitar 5000 penonton lebih menyaksikan tayangan para peserta lomba tersebut secara online. Menurut Perbekel Desa Kukuh Kerambitan menyampaikan bahwa metode pelaksanaan kegiatan Bulan Bahasa Bali di Desa Kukuh kali ini dinilai efektif dalam segala hal. “Metode Pemanfaatan Mix Media atau media campuran yang kita gunakan dalam kegiatan Bulan Bahasa Bali 2021 kali ini di Desa Kukuh menurut saya sangat efektif. Pertama efektif dari segi prosedur kesehatan karena tidak ada kerumunan, kedua efektif dari segi sasaran kegiatan dimana peserta yang terlibat sesuai dari target yang kita telah tentukan dan seluruh masyarakat dapat menonton penampilan para peserta tanpa harus berkerumun atau datang langsung ke tempat kegiatan” Jelas Widhi Adnyana.

Dalam sambutannya, Perbekel muda dari Dusun Kukuh Kangin Desa Kukuh Kerambitan ini juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada para peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan bulan bahasa Bali tahun 2021. “Kami atas nama Pemerintah Desa Kukuh menyampaikan ucapan banyak terimakasih kepada para peserta yang telah dengan semangat dan totalitas mengikuti kegiatan ini, semoga tahun depan kondisi pandemi ini sudah berakhir sehingga kita bisa melaksanakan kegiatan ini dengan lebih meriah lagi”.

Dari hasil penilaian para Juri yang terdiri dari para Penyuluh Bahasa Bali Kecamatan Kerambitan yang telah dilaksanakan pada 19 Pebruari 2021 lalu disepakati bahwa para Juara Lomba Pidato (Pidarta) Bahasa Bali adalah Putu Agus Meliartawan sebagai juara 1, Ayu KAde Purnami Dewi sebagai juara 2, dan Ni Kadek Aprilia Pradnyamika sebagai juara 3. Juara lomba Karaoke (Gending) Pop Bali adalah Diah Putri Agustin sebagai juara 1, Ni Luh Kade Dwijaningsih sebagai juara 2 dan Ni Made Juniati sebagai juara 3.

Selain itu, terdapat juara favorit yang penilaiannya berdasarkan akumulasi dari jumlah suka (like) dan jumlah tayangan terbanyak di Media Sosial Desa Kukuh Kerambitan. Hal hasil juara favorit lomba pidato (pidarta) bahasa Bali di raih oleh I Gede Artha Wicaksana dengan total 407 like dan 2.000 tayangan. Sementara itu, juara favorit lomba karaoke (gending) pop Bali di raih oleh Ni Luh Putu Nova Yunita dengan total 326 like dan 5.300 tayangan.

Para juara diberikan hadiah berupa Piagam Penghargaan (Pramana Patra), Piala tetap, dan bingkisan. Selain itu, seluruh peserta juga mendapatkan Piagam keikutsertaan dan bingkisan. Kegiatan tersebut mempergunakan anggaran APBDes Desa Kukuh Tahun Anggaran 2021. (*)

TAMPIL DIGITAL – Salah satu peserta lomba karaoke lagu pop Bali dalam rangka Bulan Bahasa Bali 2021 Desa Kukuh Kerambitan yang telah dipublikasi pada media sosial Desa Kukuh – Kerambitan, semua peserta tampil secara digital.

KUKUH, KERAMBITAN – Sudah menjadi tradisi sejak Kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster dimana setiap bulan Pebruari diselenggarakan kegiatan Bulan Bahasa Bali. Untuk pertama kalinya Bulan Bahasa Bali diselenggarakan pada Pebruari 2019 lalu dan masih tetap eksis hingga saat ini di tahun 2021 dengan mengacu pada Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali.

Demikian halnya di Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan, sejak Kepemimpinan Perbekel I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd kegiatan Bulan Bahasa Bali diselenggarakan sejalan dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Ditahun 2020 yang lalu, pelaksanaan Bulan Bahasa Bali di Desa Kukuh Kerambitan sangat semarak di Balai serba guna setempat. Puluhan anak TK/PAUD, SD, Pemuda, PKK, hingga Lansia ambil peran. Namun, hal itu tidak dapat dilakukan untuk saat ini karena Pandemi COVID-19 yang masih berkepanjangan.

Kendati demikian, Pemerintah Desa Kukuh Kerambitan tetap berupaya dan berusaha agar kegiatan yang sangat positif tersebut untuk dapat dilaksanakan kendati ditengah Pandemi COVID-19. Berkat diskusi yang cukup intens dilaksanakan antara Perbekel, Penyuluh Bahasa Bali, dan Panitia akhirnya tercetus strategi untuk menyelenggarakan Bulan Bahasa Bali dengan menggunakan media campuran (mix media). Sehingga, para peserta yang merupakan masyarakat Desa Kukuh Kerambitan tetap dapat berekspresi dan para penikmat atau penonton juga tetap dapat menyaksikan pelaksanaan Bulan Bahasa Bali Tahun 2021 tersebut.

Menurut Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd menyatakan bahwa Mix Media tersebut adalah strategi mengkemas kegiatan dengan memanfaatkan berbagai komponen media baik offline maupun Online. “Mix Media itu adalah media campuran yang sangat tepat kita gunakan saat Pandemi ini untuk tetap dapat memfasilitasi masyarakat dalam segala hal, termasuk dalam kegiatan Bulan Bahasa Bali Tahun 2021 ini. Jadi, semua kompetisi dalam kegiatan Bulan Bahasa Bali 2021 ini kita memanfaatkan teknologi dan media. Peserta tidak langsung tatap muka begitu juga dengan para penontonnya, ini semua sudah kita pikirkan untuk mengantisipasi cluster COVID-19. Semua peserta membuat konten sesuai bidang lomba dengan cara direkam menggunakan media rekam masing-masing dalam bentuk Video, kemudian hasilnya dikumpulkan kepada panitia, lalu agar masyarakat lain dapat menyaksikan maka hasil karya para peserta itu kita publikasikan melalui media sosial seminggu sebelum masuk tahap penjurian”. Ucapnya.

Dijelaskan kembali bahwa masyarakat dengan trand teknologi saat ini diyakini akan dapat menikmati atau menonton karya dan penampilan para peserta secara online. “Penonton bisa menonton kapan saja dan ada dimana pun di seluruh Dunia. Saat ini karya dan penampilan para peserta sudah dipublikasikan melalui media sosial facebook Desa Kukuh – Kerambitan dan sudah bisa ditonton serta diberikan komentar atas penampilan para peserta oleh para penonton. Nanti tanggal 19 Pebruari 2021 karya dan penampilan para peserta dalam video yang telah dipublikasikan tersebut akan di nilai oleh para Juri secara offline dan rencananya saat penjurian akan disiarkan langsung di media sosial facebook Desa Kukuh – Kerambitan”.

Pada kegiatan Bulan Basaha Bali 2021 ini, Pemerintah Desa Kukuh Kerambitan menyelenggarakan hanya dua (2) jenis lomba (wimbakara) yaitu lomba pidato bahasa Bali dengan para peserta generasi muda (yowana) yang ada di Desa Kukuh serta Lomba Karaoke Lagu Pop Bali yang melibatkan para PKK se-Desa Kukuh Kerambitan. Tercatat dalam Panitia sejumlah 6 Peserta mengikuti lomba Pidato Bahasa Bali dan 10 peserta lomba karaoke lagu pop Bali. Untuk menyaksikan penampilan para peserta lomba, para penonton dapat menonton melalui akun facebook Desa Kukuh – Kerambitan atau pada Link berikut ini : https://www.facebook.com/desakukuh

Sejak berita ini dipublikasikan terlihat rata-rata para peserta sangat banyak mendapatkan komentar dan suka (like), bahkan hingga puluhan kali kontennya dibagikan oleh para netizen. (*)

MUSDES LPJ BUMDES 2020 – Suasana Musyawarah Desa LPJ BUMDES Kukuh Winangun Desa Kukuh Kerambitan tadi pagi (19/01) berlangsung di ruang rapat Kantor Perbekel Desa Kukuh.

KUKUH, KERAMBITAN – Belum komplit satu tahun beroperasi, akhirnya tadi pagi (19/1) Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Kukuh Winangun Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan menyampaikan hasil usahanya pada Musyawarah Desa Laporan Pertanggungjawaban BUMDES Tahun 2020.

Acara dilaksanakan diruang rapat Kantor Perbekel Desa Kukuh – Kerambitan tersebut dihadiri oleh Badan Permusyawaratan Desa, Perbekel, Badan Pengawas serta Pengurus BUMDES, Kepala Kewilayahan se-Desa Kukuh dan Perangkat Desa Kukuh. Bertindak selaku pimpinan Musyawarah Desa adalah Ketua Badan Permusyawaratan Desa Kukuh Drs. A.A. Rai Budi Utama.

Dalam Laporan tahunannya, Direktur BUMDES Kukuh Wianangun Desa Kukuh Kerambitan I Ketut Sujaya menyampaikan bahwa Total Pendapatan Operasional Tahun 2020 sebesar Rp. 528.714.689 dan Pendapatan Non Opersional sejumlah Rp. 14.037.989 sehingga akumulasi dari kedua sumber pendapatan tersebut mencapai Rp. 542.752.678. Sementara itu, total biaya operasional selama satu tahun mencapai Rp. 26.280.632. “Biaya operasional itu terdiri dari Honor Pengurus yang dalam hal ini merangkap sebagai pengelola sebesar 12 Juta, Transportasi 1,3 Juta, Pemeliharaan 6 Juta, dan Biaya Operasional lainnya 6,5 Juta. Untuk Biaya Non Operasional yaitu Pajak Bank dan Admin Bank itu sejumlah 3 Jutaan” Imbuh Sujaya.

Dari laporan laba rugi yang disampaikan, setelah dikurangi dengan harga pokok pembelian sejumlah Rp. 490.105.789 dan biaya operasional dan non operasional maka Sisa Hasil Usaha (SHU) bersih yang diperoleh oleh BUMDES Kukuh Winangun Desa Kukuh Kerambitan tahun 2020 adalah sebesar Rp. 23.342.682.

Ketua Badan Pengawas BUMDES Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Sukadi menyampaikan bahwa selaku Badan Pengawas telah melakukan fungsinya dan dari hasil pengawasan yang dilakukan pada tahun 2020 dapat disimpulkan bahwa BUMDES Kukuh Winangun Desa Kukuh Kerambitan telah memenuhi standar operasional serta akuntabel, namun pihaknya juga mengingatkan agar semua pihak ikut bersama-sama memantau perkembangan dan pelaksanaan operasional BUMDES sebagai satu-satunya badan usaha yang dimiliki oleh Desa.

A.A Rai Budi Utama selaku Ketua Badan Permusyawaratan Desa Kukuh menyampaikan apresiasi kepada para pengelola atau pengurus dan para badan pengawas serta pembina atas kerja kerasnya untuk menjalankan BUMDES Desa Kukuh hingga ditahun pertama ini mampu memberikan SHU yang cukup signifikan.

Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran BUMDES Kukuh Winangun Desa Kukuh Kerambitan. “Kami mengingatkan agar BUMDES selalu berinovasi dan berstrategi sehingga semakin lebih optimal. Jumlah Warung-warung milik warga yang bermitra saat ini baru 50% maka ini juga harus dimaksimalkan kemitraannya. Usia 9 bulan ini tentu baru usia prematur bagi sebuah perjalanan usaha bisnis, maka jajaran BUMDES harus tetap semangat, jangan kendor dan selalu kembangkan diri sehingga tahun depan lebih mantap lagi” ucap Widhi.

Diakhir acara, musyawarah Desa menyepakati untuk menerima laporan pertanggung jawaban dari Pengurus BUMDES Kukuh Winangun Desa Kukuh Kerambitan dan telah disahkan oleh Badan Permusyawarat Desa. (*)

Pelatihan GRATIS dari UPTD Balai Latihan Kerja Industri dan Pariwisata Provinsi Bali tahun 2021 telah DIBUKA ❗️

Terbuka untuk umum
Pendaftaran dapat dilakukan via online dengan link berikut : bit.ly/PelatihanBLK2021
Pendaftaran hingga 24 Februari 2021 📌

Jadi tunggu apalagi ?! Segera daftarkan dirimu untuk mengikuti
pelatihan gratis sesuai kejuruan yang kamu inginkan ❗️

Tingkatkan kualitas dirimu untuk bersaing di dunia kerja 📚

Jika ada pertanyaan hubungi BLKIP Bali di :
📞 CP : 081390277394
📬 Instagram : blkipbali

Tetap sehat tetap jaga jarak ✋

Waspada Demam Berdarah! Ayo kita Lakukan langkah-langkah pencegahan.

Dalam penanganan DBD, peran serta masyarakat untuk menekan kasus ini sangat menentukan. Oleh karenanya program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus perlu terus dilakukan secara berkelanjutan sepanjang tahun khususnya pada musim penghujan. Program PSN , yaitu: 1) Menguras, adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain 2) Menutup, yaitu menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya; dan 3) Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah.

Adapun yang dimaksud dengan 3M Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan seperti 1) Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan; 2) Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk; 3) Menggunakan kelambu saat tidur; 4) Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk; 5) Menanam tanaman pengusir nyamuk, 6) Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah; 7) Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.

Tepat 24 Desember 2020 Lalu, genap 1 Tahun saya mengabdi sebagai Perbekel (Kepala Desa) di Desa Kukuh Kerambitan. Belum banyak yang dapat saya lakukan selama 1 tahun itu karena situasi pandemi. Kepemimpinan dimasa pandemi ini sangat banyak tantangan hingga harus menunda banyak kegiatan yang telah diproyeksikan untuk dapat dilaksanakan pada tahun 2020, karena pembatasan dan adanya pengurangan serta realokasi anggaran dari pemerintah. Kendati demikian saya tidak juga berdiam diri, berkat relasi dan komunikasi akhirnya melalui program kemitraan dan pengabdian masyarakat dengan beberapa Perguruan Tinggi, kegiatan pemberdayaan masyarakat dan penyiapan infrastruktur Desa Digital secara bertahap dapat dilaksanakan tanpa menggunakan anggaran APBDes.

Khusus dalam hal upaya mendapatkan Pendapat Asli Desa (PAD) pada tahun 2020 ini saya pastikan sudah dapat dilaksanakan sehingga Tahun 2020 ini Desa Kukuh secara perlahan telah mampu menumbuhkan PAD dari tahun-tahun sebelumnya yang sama sekali tidak pernah ada. Selebihnya, hanya kegiatan-kegiatan rutin dan normatif yang dapat terlaksana. Khusus dibidang pelayanan yang menjadi prioritas pada masa kepemimpinan 1 tahun telah dapat dilaksanakan. Sekarang, masyarakat butuh surat keterangan dan surat-surat sejenisnya (yang memang menjadi kewenangan penuh di Desa, tidak termasuk Dokumen Kependudukan) tidak lagi berlama-lama, bahkan beberapa masyarakat sudah kita layani secara Online termasuk pelayanan “jemput bola”. Selain itu, kini masyarakat secara Pasti mendapatkan pelayanan karena Komitmen saya adalah adanya kepastian pelayanan pada hari dan jam kerja yang telah ditetapkan.

Pada Kesempatan ini, saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat Desa Kukuh – Kerambitan karena pada 1 tahun ini belum maksimal dapat mengeksekusi/melaksanakan program kerja sesuai program kerja yang telah dirancang, semoga Tahun berikutnya situasi pandemi COVID-19 ini semakin membaik sehingga program-program tersebut dapat saya laksanakan dan masyarakat dapat terlibat lebih banyak serta merasakan dampaknya secara bersama-sama untuk kepentingan bersama-sama. Saya menyampaikan ucapan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada semua pihak (tanpa terkecuali satu pun) yang telah banyak membantu secara material dan non material dengan semangat gotong royong selama 1 tahun yang berlalu dan mari kita tetap saling membantu untuk kedepannya sesuai dengan kompetensi dan keahlian masing-masing, sehingga tujuan kita bersama yaitu bersama-sama berbuat positif untuk kemajuan Desa kita tercinta Desa Kukuh – Kerambitan dapat dengan segera tercapai. Untuk memperbaiki dan menyempurnakan langkah selanjutnya, saya mengharapkan adanya kritik dan saran dari semua pihak di Desa Kukuh – Kerambitan sehingga dapat saya jadikan bahan pertimbangan dalam setiap keputusan.

Astungkara, kita bersama-sama selalu diberi kesehatan sehingga dapat berkontribusi aktif untuk Desa kita tercinta🙏 Ngiring sareng-sareng Ngukuhin Taman Anyar Sarining Winangun, Rahayu sareng sami.

Salam Hormat,
Perbekel Desa Kukuh – Kerambitan Periode 2019-2025
I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd

PENETAPAN ABDES – APBDES Desa Kukuh – Kerambitan Tahun 2021 ditetapkan Rabu (30/12)

KUKUH, KERAMBITAN – Setelah melalui pembahasan dan penyesuaian pagu definitif dari sejumlah sumber anggaran, akhirnya pada Rabu (30/12) Pemerintah Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan melaksanakan penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2021.

Acara penetapan APBDes 2021 tersebut dipimpin oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kukuh Drs. A.A Rai Budi Utama serta dihadiri oleh anggota BPD dari utusan masing-masing Banjar Dinas, Perbekel Desa Kukuh, Perangkat Desa, dan Disaksikan oleh Babinsa dan Babinkantibmas Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan.

Dalam paparannya, Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd menyampaikan bahwa sesuai dengan pagu definitif dari Kabupaten, Dana Desa serta Pendapatan Asli Desa ditetapkan bahwa Pendapatan Desa Kukuh Tahun 2021 sejumlah 1,7 Miliar. “Total seluruh pendapatan tahun 2021 Desa Kukuh Kerambitan adalah Sejumlah Rp. 1.746.443.000. Dimana penjabarannya adalah dari PADes sebesar Rp. 5.000.0000, Dana Desa dari APBN Rp. 768.664.000, Alokasi Dana Desa dari APBD Kabupaten Rp. 632.266.000, Bagi Hasil Pajak dan Retrebusi Rp. 98.903.000, BKK Kabupaten sebesar Rp. 139.610.000, BKK Provinsi untuk Subak Rp. 100.000.000 dan pendapatan lain-lain sebesar Rp. 2.000.0000”.

Selanjutnya sejumlah anggaran pendapatan tersebut akan dipergunakan untuk membiayai 5 (lima) bidang kegiatan yang menjadi kewenangan Desa yaitu Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa, Bidang Pembinaan Masyarakat Desa, Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat serta Mendesak. “Semua anggaran pendapatan tersebut akan dipergunakan untuk kegiatan di 5 bidang termasuk untuk penyertaan modal ke BUMDES. BLT-DD sesuai kebijakan pusat juga sudah kita anggarkan” Imbuh Widhi.

Menurut Perbekel Widhi Adnyana, sesuai kebijakan pemeirntah pusat maka dilaksanakan beberapa kegiatan Padat Karya Tunai Desa atau PKTD dengan sumber anggaran Dana Desa. “Khusus untuk kegiatan Fisik atau Infrastruktur Fisik kita akan melaksanakan kegiatan Padat Karya Tunai Desa di 2 Banjar Dinas dalam bentuk Pengerasan Jalan Desa di jalur Jalan Pabean Banjar Dinas Kukuh Kawan sebagai jalur alternatif, dan Peningkatan Sistem Pembuangan Air Limbah di Dusun Kukuh Kelod. Selain itu juga ada Kegiatan Non PKTD dalam bentuk Pengerasan Jalan Lingkungan Pemukiman di Gang Pandawa Banjar Dinas Kukuh Kawan kira-kira 100 meter”

Sementara itu Ketua BPD Desa Kukuh Kerambitan Drs. A.A Rai Budi Utama menyampaikan bahwa perencanaan kegiatan 2021 telah melalui proses dan tahapan yang diamanatkan oleh Undang-Undang dan telah dituangkan dalam RPJMDes Desa Kukuh Tahun 2020-2025.

Pada Kesempatan tersebut juga disampaikan laporan realisasi APBDes 2020 yaitu sejumlah Rp. 1.616.201.759.43 telah direalisasikan dan terdapat silpa sebesar Rp. 46.893.389,47. (*)

Seprotkan Disinfektan – Kapolsek Kerambitan (Kiri) beserta Jajaran Polsek Kerambitan melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan di wilayah Desa Kukuh (22/12) kemarin.

KUKUH-KERAMBITAN, Jajaran Polsek Kerambitan di bawah komando Kompol Dewa Gede Putra, SH pada Selasa (22/12) pagi menerjunkan sejumlah pasukan kepolisian Sektor Kerambitan untuk membantu pencegahan penyebaran Virus Corona di wilayah Desa Kukuh dengan melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah rumah warga yang terdampak dan fasilitas umum.

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Perangkat Desa Kukuh dibawah koordinasi Perbekel Desa Kukuh I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd, pengurus Banjar Adat Kukuh, Babinsa, dan beberapa warga masyarakat. Menurut Perbekel Desa Kukuh Kerambitan menyatakan bahwa lonjakan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Desa Kukuh beberapa hari terakhir sangat tinggi. “Jumlah warga Desa Kukuh yang terkonfirmasi positif berdasarkan hasil Swab PCR dalam kurun waktu seminggu ini cukup meningkat. Hampir setiap hari ada saja yang dinyatakan positif, harapan kami semua masyarakat disiplin terapkan protokol kesehatan dan hindari kerumunan serta jaga jarak”.

Perbekel menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran Polsek Kerambitan, Banjar Adat Kukuh, Babinsa, Masyarakat yang telah membantu Desa Kukuh dalam melaksanakan langkah pencegahan penyebaran COVID-19. (*)

PENYEMPROTAN DISINFEKTAN – Sejumlah Rumah Warga yang melakukan isolasi mandiri disemprot disinfektan oleh perangkat Desa Kukuh yang juga Satgas COVID-19 Desa Kukuh Kerambitan tadi (18/12) Siang.

KUKUH-KERAMBITAN, Dalam hitungan sehari tepatnya mulai tanggal 17 hingga 18 Desember 2020 ini terjadi peningkatan jumlah warga Desa Kukuh – Kerambitan yang terkonfirmasi Positif COVID-19. Dari catatan satgas COVID-19 Desa Kukuh Kerambitan menyatakan bahwa dalam kurun waktu sehari tersebut terkonfirmasi sebanyak 4 warga Desa Kukuh Kerambitan yang dinyatakan Positif COVID-19 berdasarkan hasil tes Swab PCR.

Peningkatan jumlah warga terkonfirmasi positif tersebut dibenarkan juga oleh Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd. “Dalam kurun waktu 24 Jam, saya menerima informasi valid bahwa 4 warga kami dinyatakan positif COVID-19. Rata-rata dengan gejala seperti indra penciuman yang tidak berfugsi, ada batuk dan pilek juga. 4 Warga itu diantaranya 2 Orang Lansia dan 2 Orang Usia Produktif. Tadi Siang sudah dijemput untuk isolasi di Hotel yang difasilitasi oleh pemerintah sejumlah 2 orang, dan besok akan dijemput lagi 2 orang lagi untuk diisolasi di rumah sakit karena 2 orang warga ini ada penyakit bawaan” Kata Perbekel Widhi.

Sejak dimulainya pandemi COVID-19 masuk wilayah Desa Kukuh Kerambitan yaitu sekitar bulan Maret 2020 lalu hingga 18 Desember 2020 ini telah terakumulasi sebanyak 21 Orang Warga Desa Kukuh terkonfirmasi Positif COVID-19. “Sejak Strat COVID-19 masuk Desa Kukuh Bulan Maret lalu hingga sekarang ini, sebanyak 21 Orang warga kami yang terpapar COVID-19. Dari 21 Orang tersebut, 16 Orang telah dinyatakan sembuh dan telah beraktivitas kembali seperti biasa. Kita doadakan dan support bersama untuk warga yang masih diisolasi dan dinyatakan positif ini agar segera sembuh dan kembali berkumpul bersama keluarganya di rumah masing-masing”.

Perbekel dengan usia 32 Tahun ini juga mengingatkan semua warga Desa Kukuh Kerambitan untuk disiplin dan penuh tanggungjawab untuk melaksanakan Protokol Kesehatan Pencegahan COVID-19. “Semua warga harus disiplin dan penuh rasa tanggungjawab serta sadar agar menerapkan Protokol Kesehatan pencegahan COVID-19 dan selalu ingat pesan Ibu untuk melakukan 3M, Mencuci Tangan dengan Sabun di air yang mengalir, Menggunakan Masker, dan Menjaga Jarak serta Hindari Kerumunan. Ini penting untuk dilakukan secara masing-masing individu kemudian antar anggota keluarga agar saling mengingatkan. Tidak ada ruginya kita melaksanakan protokol kesehatan ini kok. Jangan sampai lalai dan lupa bahwa COVID-19 ini masih ada” pungkasnya. (*)