Desa Kukuh Jadi Desa ODF Pertama di Kecamatan Kerambitan dan Desa ODF ke-33 di Kabupaten Tabanan

FOTO BERSAMA – Tim Verifikasi STBM Foto Bersama Kader Kesling, Perbekel, Kadus & Tim Puskesmas Kerambitan II saat setelah penetapan Desa ODF di Desa Kukuh (23/11).

KUKUH, KERAMBITAN – Dalam upaya mencapai sanitasi total melalui pemberdayaan masyarakat di Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan, pagi hingga siang tadi (23/11) tim Verifikasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Kabupaten Tabanan melaksanakan Verifikasi ODF (Open Defecation Free) dengan menyasar masyarakat di lima Banjar Dinas yang ada di wilayah Desa Kukuh Kerambitan.

Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan adalah kondisi ketika setiap individu dalam masyarakat tidak buang air besar sembarangan, mengingat pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan. Verifikasi ODF adalah proses memastikan status ODF suatu komunitas masyarakat yang menyatakan bahwa secara kolektif mereka telah bebas dari perilaku buang air besar sembarangan.

Verifikasi secara sampling dengan menyasar 157 Kepala Keluarga di Wilayah Desa Kukuh Kerambitan diverifikasi secara door to door oleh tim verifikasi STBM Kabupaten Tabanan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, TP PKK Kabupaten, Dinas Pertanian, dan Kodim tersebut berlangsung sekitar 3 jam.

Menurut I Made Mulyadi, SST selaku koordinator Tim Verifikasi STBM Kabupaten Tabanan dalam paparannya menyebutkan bahwa hingga saat ini di Kabupaten Tabanan telah terdapat 32 Desa ODF dari sekitar 64 target Desa ODF. Pihaknya juga menyatakan bahwa Faktor yang paling besar pengaruhnya terhadap derajat kesehatan masyarakat adalah lingkungan dan perilaku, perubahan perilaku sehat ini sangatlah sulit apabila masyarakat tidak mempunyai keinginan untuk merubahnya. Perubahan ini dimulai dari diri sendiri dan dimulai sejak dini, sehingga menjadi terbiasa untuk melakukan kegiatan yang lebih besar dalam rangka menuju pola hidup sehat.

Sementara itu Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd menyatakan bahwa Desa ODF ini adalah salah satu target yang ingin dicapai oleh Desa Kukuh di tahun 2021 ini. “Status Desa ODF ini adalah target kita di Tahun 2021, sehingga tahapannya sudah kita mulai sejak awal 2021 hingga saat ini di Bulan November 2021 kita di Verifikasi. Harus kita sadari bahwa jika tercipta lingkungan yang sehat maka akan tercipta kehidupan yang sehat, jika tercipta kehidupan yang sehat maka tercpita badan yang kuat, dan di dalam badan yang kuat akan tercipta pemikiran yang sehat juga”.

Dalam pantauan di lapangan 100% masyarakat di Desa Kukuh Kerambitan telah memiliki dan memanfaatkan Jamban masing-masing untuk buang air besar dan 100% masyarakat juga telah memiliki dan memanfaatkan sarana cuci tangan pakai sabun.

Dari hasil verifikasi lapangan dan hasil pleno verifikasi maka Desa Kukuh di nyatakan sangat memenuhi ketentuan dan persyaratan sehingga ditetapkan sebagai Desa ODF Pertama di Kecamatan Kerambitan dan menjadi Desa ODF ke-33 di tingkat Kabupaten Tabanan.

Perbekel Desa Kukuh Kerambitan menyambut baik penetapan status Desa ODF tersebut serta pihaknya mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga, mengawal dan melaksanakan ketentuan-ketentuan Desa ODF tersebut. ” Setelah ditetapkan sebagai Desa ODF maka tugas kita selanjutnya adalah menjaga dan memastikan agar masyarakat kita di Desa Kukuh tetap disiplin untuk tidak buang air besar sembarangan dan selalu berprilaku hidup bersih dan sehat. Atas nama pemerintah Desa Kukuh kami mengucapkan terimakasih kepada Tim dari Puskesmas Kerambitan II yang telah membina kami, para kader kesehatan lingkungan Desa Kukuh & TP PKK Desa Kukuh serta Bapak dan Ibu Kepala Kewilayahan atas kerja kerasnya untuk Desa Kukuh tercinta” imbuhnya. (*)

about author

Admin

info@kukuh.desa.id

<p>Admin Web Site Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kab. Tabanan</p>