Author: Admin

Pertandingan Persahabatan (22/5) Kukuh FC dengan Tista FC

KUKUH, KERAMBITAN – Dalam rangka kegiatan Kompetisi Sepak Bola antar Desa se-Kecamatan Kerambitan yang diselenggarakan oleh Panitia Latbar Cabang Olahraga Sepak Bola KONI Kecamatan Kerambitan mulai 26 Mei hingga 31 Juli 2022 mendatang, maka Pemerintah Desa Kukuh Kerambitan dipastikan menurunkan Tim Sepak Bola Desa Kukuh Kerambitan atau Kukuh FC.

Kepastian keikutsertaan Kukuh FC dalam laga tersebut dibuktikan dengan telah mendaftarnya Kukuh FC sebagai peserta dalam ajang bergengsi persepakbolaan di Kecamatan Kerambitan pasca COVID-19 melanda. Selain itu, sejak beberapa minggu yang lalu, Kukuh FC di bawah Koordinator I Wayan Karmeswara telah rutin melaksanakan latihan dan pertandingan persahabatan.

Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom, M.Pd yang juga sekaligus sebagai Manager tim Kukuh FC menyampaikan bahwa tim Kukuh FC menurunkan personil yang sebagian besar adalah generasi muda Desa Kukuh Kerambitan. “Personil tim yang kita turunkan adalah para generasi muda Desa Kukuh yang memiliki skil dan passion dalam sepak bola, paling muda adalah umur 15 Tahun” ucapnya.

Sebagai bentuk motivasi kepada tim Kukuh FC, beberapa masyarakat Desa Kukuh Kerambitan dan pihak donatur lainnya juga ikut berpartisipasi dengan memberikan sumbangan untuk kelengkapan prasarana tim Kukuh FC seperti Seragam tim dan Bola.

Perbekel Widhi Adnyana menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan penghargaan khusus bagi personil Kukuh FC yang mampu mencetak Goal nantinya pada kompetisi tersebut. “Untuk memotivasi dan menjaga semangat para pemain Kukuh FC maka setiap pemain yang mampu mencetak goal ke gawang lawan akan saya berikan reward, satu kali goal satu reward, jadi semakin banyak mencetak goal semakin banyak juga reward yang akan di terima, biar semangat cetak Goalnya” Imbuh Perbekel muda asal Dusun Kukuh Kangin ini.

Sesuai jadwal kompetisi, pada tanggal 29 Mei 2022 Kukuh FC akan berhadapan dengan tim sepak bola Desa Kelating. 13 Juni 2022 Kukuh FC berhadapan dengan Tim Sepak Bola Desa Kerambitan, 25 Juni 2022 berhadapan dengan tim Sepak Bola Desa Pangkung Karung, dan 3 Juli 2022 Kukuh FC berlaga dengan Tim Sepak Bola Desa Sembung. Pertandingan dipusatkan di Lapangan Ramas Desa Tibubiu Kecamatan Kerambitan. Sementara itu, Babak semifinal direncakan akan dilaksanakan pada 24 dan 24 Juli 2022, Final pada 30 Juli 2022 serta Grand Final 31 Juli 2022.

Dalam pelaksanaan kegiatan latihan, Kukuh FC melibatkan para warga masyarakat yang memiliki pengalaman dan skil bermain sepak bola untuk ikut serta membina dan membimbing tim Kukuh FC seperti misalnya salah satu warga Desa Kukuh dari Dusun Kukuh Kelod I Nengah Sukawinaya.

Perbekel Kukuh Kerambitan berharap Tim Kukuh FC dapat tampil prima dan menjungjung tinggi sportivitas dan martabat Desa serta memohon dukungan kepada seluruh masyarakat Desa Kukuh Kerambitan untuk Tim Kukuh FC sebagai Kembanggan Desa Kukuh Kerambitan (*)

SETUP Alat Smart Farming – Tim Mahasiswa INSTIKI sedang melakukan setup alat Smart Farming berbasis IoT di Kebun Salah Satu Warga Desa Kukuh Kerambitan (7/5)

KUKUH, KERAMBITAN – Dalam upaya mewujudkan Desa Cerdas (Smart Village) di Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan maka pemerintah Desa Kukuh Kerambitan terus berupaya dan berusaha untuk mengimplementasikan bidang-bidang Smart Village secara bertahap dan berkelanjutan.
Smart village adalah pembangunan desa yang berbasis penerapan teknologi tepat guna. Dengan penerapan teknologi ini diharapkan desa bisa melakukan berbagai capaian terobosan sehingga memenuhi kualifikasi untuk masuk dan berada pada kategori Desa Mandiri.
Khusus di Desa Kukuh Kerambitan, Pemerintah Desa melakukan upaya berjenjang untuk mewujudkan Smart Village, buktinya adalah salah satu dari enam bidang Smart Village yaitu dalam hal Smart Government sebagai ujung tombak pelayanan di Desa melalui percepatan pelayanan administrasi kependudukan berskala Desa telah diwujudkan dengan berbantuan perangkat lunak sumber terbuka (open source).

Tidak cukup diam dan puas dalam smart government, kini Pemerintah Desa Kukuh Kerambitan bekerjasama dengan Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) mulai mengembangkan Smart Village dalam bidang Smart Farming.

Smart farming atau pertanian pintar yaitu penggunaan platform yang dikonektivitaskan dengan perangkat teknologi misalnya tablet dan handphone dalam pengumpulkan informasi seperti status hara tanah, kelembaban udara, kondisi cuaca dan lainnya yang diperoleh dari lapangan dan perangkat yang ditanamkan pada lahan pertanian.

Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom., M.Pd menjelaskan bahwa smart farming yang dibangun bersama akademisi yang terdiri dari Dosen dan Mahasiswa INSTIKI ini berbasis IoT (Internet of Things). “Sistem dibangun untuk memantau ladang tanaman dengan menggunakan sensor seperti sensos kelembaban tanah, suhu serta kelembaban dan untuk mengotomatisasi sistem irigasi dan pemupukan. Dengan cara ini, petani akan dapat memantau kondisi lapangan dari lokasi mereka saat ini. Dibandingkan dengan pertanian konvensional, smart farming berbasis IoT jauh di depan dan sangat efisien” ujarnya.

Perbekel Widhi Adnyana menambahkan bahwa saat ini sedang dilakukan setup smart farming untuk kebun tumpang sari di salah satu kebun milik warga di Wilayah Desa Kukuh Kerambitan. “Saat ini kita sedang melakukan setup dan testing alat-alat yang dipergunakan di kebun tumpang sari milik salah satu warga Desa dengan obyek tanaman cabai dan kacang tanah, fokusnya adalah pada tanaman cabai. Alat-alat dan teknologinya di bangun oleh para Mahasiswa dan Dosen dari Program Studi Sistem Komputer INSTIKI Indonesia, tahapannya masih panjang hingga nanti sampai benar-benar optimal”.

Berbicara mengenai smart farming berbasis IoT akan bermanfaat untuk memberikan manfaat besar, seperti optimalisasi input & perawatan, penggunaan air yang lebih efisien, dan banyak lagi. Seperti yang berkembang saat ini bahwa adopsi solusi IoT di bidang pertanian terus tumbuh dan ukuran pasar smart farming global juga berkembang pesat. (*)

Perbekel Desa Kukuh Kerambitan (Kanan) sedang menjelaskan fungsi Sistem Informasi Desa di Desa Kukuh Kepada Bupati Tabanan (26/4)

Melihat potensi Desa sekaligus mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat terhadap pembangunan Tabanan yang saling bersinergi, menjadi komitmen Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya., S.E., M.M untuk terus melangsungkan program “Berkantor Di Desa”. Program ini juga menjadi wujud langsung kedekatan Pemerintah dengan Masyarakat. Kali ini, Bupati Sanjaya berkantor langsung di Desa Kukuh kecamatan Kerambitan, Tabanan, Selasa (26/4). Dengan menggandeng Sekda Tabanan, Anggota DPRD dan para OPD terkait untuk ikut berkantor di Desa, Bupati Sanjaya harapkan peran serta yang kuat dan kolaborasi OPD dalam meningkatkan potensi unggulan di Desa Kukuh Tabanan, secara optimal dan gotong-royong. Implementasi program pembangunan, diharapkan Sanjaya agar tidak berada “di atas meja saja” tapi bisa langsung dipraktikkan di lapangan, yaitu terjun langsung ke Desa.

Berkantor Di Desa Kukuh kali ini, berlangsung dengan diskusi hangat. Bupati Sanjaya membuka diskusi langsung antara Kepala OPD terkait dengan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa antar Desa dengan Kabupaten harus terjalin komunikasi yang baik. “Pimpinan OPD harus bisa membuka diri, terutama terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di Desa dan juga mempermudah akses dari masyarakat ke OPD” Kata Sanjaya dalam diskusinya.Di Kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya sekaligus meninjau potensi-potensi unggulan yang ada di Desa, termasuk potensi utamanya di bidang pertanian.

Melalui Bumdes Sarining Winangun Kukuh yang dibentuk untuk menampung hasil pertanian para petani khususnya padi, diproses menjadi beras dan distribusikan secara langsung. Upaya yang dilakukan guna menjaga kestabilitasan harga termasuk membeli gabah petani dengan harga standar pemerintah, sehingga ada jaminan terhadap harga yang diterima petani. Untuk selanjutnya beras yang sudah diolah oleh Bumdes tersebut, didistribusikan ke pasar-pasar umum yang terletak di seluruh penjuru Bali, termasuk Karangasem, Badung dan beberapa swalayan serta minimarket di Kota Denpasar.Potensi unggulan lainnya yaitu produk keripik Gedebong dengan bahan dasar batang pisang. Keripik tersebut diproduksi oleh UP2K di bawah binaan TP PKK Desas Kukuh. Inovasi ini mulanya merupakan hasil Kerjasama dari BLK Kabupaten Tabanan, terkait dengan pelatihan pembuatan kue dan roti, dan sudah mulai dipasarkan sejak bulan maret 2022. Di mana sampai hari ini, pesanan harian produk keripik tersebut mencapai 6kg / hari.

Pada Diskusi hangat tersebut, disampaikan juga bahwa Desa Kukuh untuk menerapkan teknologi digital dengan sumber terbuka melalui pelayanan berorientasi digital dengan fokus untuk percepatan pelayanan kepada masyarakat, termasuk administrasi dan layanan pengaduan masyarakat. Inovasi lainnya yaitu di bidang Kesehatan. Pihaknya menerangkan bahwa Desa Kukuh membentuk Relawan Desa Sehat yang terdiri dari masyarakat Desa Kukuh yang berprofesi sebagai tenaga medis dan paramedis untuk melakukan pelayanan kesehatan setiap jumat dan sabtu sore berupa kegiatan screening kesehatan dasar lansia secara door to door.

Bupati Sanjaya sampaikan apresiasinya terhadap inovasi-inovasi yang berhasil dikembangkan di Desa Kukuh. Baginya Desa Kukuh sudah turut mewujudkan Visi Tabanan menuju Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). “Desa-desa di Tabanan, sudah nampak bergeliat, baik dari teknologi maupun UMKM, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempermudah akses birokrasi menuju Desa Presisi. Dengan konsep Desa Digital ini akan mempermudah pendataan dan akses birokrasi, dalam rangka mewujudkan Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani” Pungkas Sanjaya. Di akhir kunjungannya pihaknya juga menyalurkan bantuan berupa sembako dan APD kesehatan untuk diteruskan kepada warga Desa Kukuh yang membutuhkan.

Se-Visi dengan Bupati Sajaya, I Nyoman Widi Adnyana selaku Kepala Desa Kukuh, Kerambitan, menyambut dengan hangat kehadiran jajaran pemerintah di tengah-tengah masyarakat saat itu. “Ini menjadi semangat, motivasi dan vibrasi untuk kami, bahwa saat ini desa semakin diperhatikan, tidak hanya dalam bentuk kekuatan material tetapi support secara non material juga”.

Kesan positif tersebut disampaikan langsung oleh Adnyana terkait kehadiran Bupati Ngantor Di Desa.Ia berkesan bahwa kunjungan ini menjadi hal yang berbeda bagi masyarakat manakala Bupati berusaha untuk terus dekat dengan masyarakat, sehingga di bawah kepemimpinan Bupati Sanjaya, masyarakat benar-benar terpanggil untuk mewujudkan visi yang dicanangkan. “Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Tabanan yang sudah berkunjung dan berkantor di Desa Kukuh, untuk selanjutnya semoga program seperti ini dapat selalu berlangsung, sehingga semakin dekat pemimpinnya bersama rakyat”. Tanggapnya.

Sumber : @prokopimtabanan.

VOUCHER MITRA BUMDES – Penyerahan Voucher Belanja kepada Mitra BUMDES Desa Kukuh yang bertransaksi di atas 10 juta pada tahun 2021.

KUKUH, KERAMBITAN – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan pada Minggu (30/01) pagi menyelenggarakan Musyawarah Desa Laporan Pertanggung Jawaban Badan Usaha Milik Desa (BUMDESA) Sarining Winangun Kukuh Tahun 2021.

Pada acara tersebut Direktur Badan Usaha Milik Desa Sarining Winangun Kukuh I Ketut Sujaya melaporkan perjalanan dan perkembangan BUM Desa Kukuh pada Tahun 2021 yang lalu. Dalam laporannya terungkap bahwa selama tahun 2021 proses bisnis pada BUM Desa yang dipimpinnya menunjukkan geliat yang signifikan. “Omzet atau nilai keseluruhan dari hasil penjualan produk dan jasa dalam jangka waktu 1 Januari hingga 31 Desember 2021 BUMDESA Sarining Winangun Kukuh berjumlah 1,6 Miliar lebih, jika dibandingkan dengan Omzet pada tahun 2020 sejumlah 500 juta maka tahun 2021 ini cukup menunjukkan geliat yang signifikan” ucap Ketut Sujaya.

Lanjut dipaparkan bahwa total omzet tersebut diperoleh dari beberapa unit usaha yang dilaksanakan oleh BUM Desa Kukuh Kerambitan. “Omzet itu kita dapatkan dari proses bisnis pada unit produksi beras, perdagangan grosir, dan jasa. Sektor terbesar yang mempengaruhi omzet adalah dari produksi gabah menjadi beras lokal yang kita Brand dengan Beras Tabanan Sarining Kukuh. Beras kita ini di tahun 2021 cukup banyak terjual di masyarakat termasuk kita mensupplay kebutuhan beras untuk Pemerintah Provinsi Bali”.

Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.M.Pd menyatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada Tim Badan Usaha Milik Desa Kukuh atas upaya dan usaha yang dilakukan sehingga target terpenuhi. “Kami ucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi serta penghargaan yang tinggi kepada Tim BUMDES karena target tahun 2021 ini tercapai bahkan melebihi target. Semangat tahun 2021 itu harus tetap dijaga dan ditingkatkan sehingga pada tahun 2022 ini BUMDES Desa Kukuh bisa kembali mencapai target dan bahkan harus melebihi. Sebab, tumpuan perekonomian Desa ada di BUMDES sebagai salah satu penyokong Pendapatan Asli Desa” ucapnya.

Perbekel Widhi juga menyampaikan bahwa selama 2 tahun terakhir, BUMDESA telah memberikan kontribusi positif bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa atau APBDES. “2 Tahun BUMDES berjalan telah memberikan hasil positif bagi APBDES Desa Kukuh. Walau belum banyak secara angka, akan tetapi sangat berpengaruh terhadap komposisi APBDES. Terlebih perkembangannya sekarang semakin terlihat, Pendapatan Asli Desa atau PADES yang awalnya hanya jutaan, sekarang sudah puluhan juta ini menandakan bahwa BUMDES kita berjalan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Harapan saya, BUMDES kedepan semakin menjaga kulitas produk, tata kelola semakin diperbaiki sehingga semakin baik dan yang terpenting Disiplin dalam pelaporan dan wajib akuntabel”.

Badan Permusyawaratan Desa Kukuh yang dipimpin oleh Drs. A.A Rai Budi Utama juga menyampaikan apresiasi atas kinerja BUMDESA Kukuh pada tahun 2021 yang lalu serta mengesahkan dan menyetuji Laporan Pertanggung Jawaban BUMDESA Tahun 2021.

DIpenghujung acara, BUMDESA Sarining Winangun Kukuh Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan menyerahkan secara simbolis PAD kepada Pemerintah Desa Kukuh yang diterima oleh Perbekel Desa Kukuh serta menyerahkan Reward berupa Voucher belanja kepada perwakilan Mitra BUMDESA yang telah berpartisipasi bertransaksi di atas 10 Juta dan kelipatannya pada Tahun 2021, dalam hal ini Voucher diterima oleh Pemilik Warung Bu Bunga yaitu Agus Darmawan dengan jumlah voucher yang diterima senilai Rp. 300.000,-. (*)

Penetapan APBDES Kukuh Kerambitan berlangsung (30/12)

KUKUH, KERAMBITAN – Satu hari sebelum tahun 2021 berakhir tepatnya Kamis (30/12), Pemerintah Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan melaksanakan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2022. Kegiatan rutin awal tahun anggaran ini dilaksanakan oleh Badan Permusyawaratan Desa yang dipimpin oleh Ketua BPD Desa Kukuh Kerambitan Drs. A. A Rai Budi Utama.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Kukuh Kerambitan tersebut menetapkan jumlah pendapatan Desa Kukuh Kerambitan tahun 2022 sejumlah 1.659.893.000 dengan rincian sumber pendapatan dari Dana Desa sebesar Rp. 717.209.000, Alokasi Dana Desa sebesar  Rp. 606.234.000, Bagi Hasil Pajak dan Retrebusi Rp. 105.000.000, Bantuan Keuangan Khusus Provinsi Rp. 20.000.000, Bantuan Keuangan Khusus Kabupaten sebesar Rp. 109.800.000 dan Pendapatan Asli Desa (BUMDesa) Rp. 14.000.000, sementara itu pendapatan dari Sumber keuangan lainnya yang sah dan tidak mengikat sejumlah Rp. 7.000.000, serta silpa tahun 2021 sebesar Rp. 80.650.000.

Sejalan dengan terbitnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2021 serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 109 Tahun 2021 maka pagu anggaran Dana Desa sebesar 717 Juta Rupiah tersebut diproyeksikan sebanyak 40% untuk Pemberian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), 8% Pencegahan dan Penanganan COVID-19, serta 20% untuk Ketahanan Pangan dan Hewani. Dari perhitungan alokasi tersebut maka sisa Dana Desa sejumlah 32% diproyeksikan untuk Pelaksanaan PAUD, Posyandu, Desa Siaga, Operasional TPS3R atau Penanganan Sampah berbasis Sumber.

Menurut Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom., M.Pd menyatakan bahwa dengan adanya Perpres 104 dan PMK 109 Tahun 2021 tersebut maka dapat disimpulkan pada tahun 2022 kegiatan pembangunan Fisik yang telah direncanakan dalam RKP 2022 ditangguhkan pelaksanaannya. “Tahun 2022 kita punya 2 kegiatan Fisik yaitu penyenderan jalan usaha tani di Dusun Samsaman Kelod dan Perbaikan Jalan Usaha tani di Subak Mumbu harus kita tunda dulu karena anggaran dari Dana Desa tidak mencukupi, hal itu oleh karena adanya kebijakan dan arahan dari Pemerintah Pusat. Kita harus tunduk pada aturan dalam rangka pemulihan perekenomian masyarakat. Bukan berarti kita tidak berusaha untuk optimis dapat melaksanakan kegiatan fisik itu, nanti kita bersama-sama dengan stakeholders carikan solusi apakah melalui Bantuan Sosial dari Pemerintah Kabupaten atau juga yang lainnya”.

Terkait dengan mekanisme penerimaan BLT-DD tahun 2022 sesuai yang diamanatkan dalam kebijakan Pemerintah Pusat tersebut, menurut Perbekel Widhi Adnyana menyatakan bahwa dibulan Januari 2022 akan dilakukan musyawarah Desa untuk menentukan dan mengesahkan penerima BLT-DD 2022. “Nanti kira-kira awal Januari 2022 kita akan melakukan pendataan dan verifikasi serta penetapan penerima BLT-DD 2022, saat ini kita masih menunggu teknis pelaksanaannya dulu agar kami tidak salah langkah. Yang jelas semua akan ditetapkan dalam Musyawarah Desa Khusus”

Diakui oleh Perbekel Widhi, bahwa Dess Kukuh tahun 2022 cukup banyak memiliki kegiatan yang membutuhkan dukungan pendanaan. “2022 Desa Kukuh Kerambitan ini kegiatannya banyak, selain kegiatan rutin kita juga ada kegiatan Lomba Desa mewakili Kecamatan Kerambitan, kegiatan Pusat dalam bentuk Smart Village, Pembangunan Fisik dan juga pengembangan Desa Digital. Tentu ini perlu dukungan dana yang cukup banyak juga, akan tetapi kondisi keuangan Daerah dan kebijakan nasional mengharuskan kita untuk mementingkan hal-hal yang sangat penting dari semua hal yang cukup penting itu, dan kondisi ini harus kita maklumi”.

Dalam paparannya, Perbekel Desa Kukuh Kerambitan menjelaskan bahwa anggaran dengan sumber Non Dana Desa diproyeksikan untuk Kegiatan Operasional Rutin Pemerintah Desa Kukuh. “Untuk Sumber anggaran Non Dana Desa itu penggunaanya diproyeksikan untuk kegiatan operasional rutin Pemerintah Desa Kukuh seperti Siltap, Tunjangan, ATK, Biaya Rapat, biaya untuk lomba Desa dan lainnya serta ada juga untuk Biaya Operasional Subak”. (*)

Gotongroyong – Warga Bergotongroyong lakukan pemadatan jalan Gang Pandawa dengan Limestone (29/12) sore.

KUKUH, KERAMBITAN – Dipenghujung Tahun 2021 ini Pemerintah Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan realisasikan usulan perbaikan jalan lingkungan di Gang Pandawa Dusun Kukuh Kawan, hal tersebut direalisasikan pada Rabu (29/12).

Perencanaan perbaikan jalan pada Gang Pandawa ini sesungguhnya di rancang dalam satu paket kegiatan yaitu pemadatan dan pembetonan jalan, namun sejalan dengan realisasi keuangan melalui pagu Bagi Hasil Pajak, akhirnya hanya pemadatan badan jalan saja yang dapat direalisasikan dengan pola pemberian barang yang diserahkan kepada masyarakat.

Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom., M.Pd menegaskan bahwa Jalan pada Gang Pandawa tersebut selalu dicantumkan sebagai salah satu kegiatan pada RKP Desa namun selalu gagal dieksekusi. “Kondisi jalan pada Gang Pandawa ini sudah lima kali masuk RKP, artinya sudah lima tahun direncanakan untuk dikerjakan akan tetapi tidak bisa dilaksanakan oleh karena faktor ketersediaan anggaran dan faktor lainnya. Saat ini kondisi jalan ini jika musim hujan pasti becek dan licin, sehingga kita maunya tuntaskan mulai pemadatan dan perabatan beton tetapi kondisi anggaran tidak memungkinkan untuk dikerjakan sekalian. Sehingga kami berikan solusi bertahap dulu, tahun 2021 ini kita berikan bahan dalam bentuk limestone kemudian untuk perataannya warga yang memiliki lahan di lokasi tersebut bergotongroyong. Harapannya minimal jalan itu tidak licin dulu ketika dilalui saat musim hujan”.

Selain pemadatan dengan limestone, juga akan dipasang decker jalan menuju gang Pandawa. “Selain pemadatan, kita akan perbaiki juga decker jalan menuju gang Pandawa ini, sekarang kondisinya tidak representatif dan beberapa bagian sudah jebol juga. Tetap polanya dengan gotongroyong dan kami hanya fasilitasi dengan material saja nanti” Imbuh Perbekel yang juga Ketua BKAD Kecamatan Kerambitan ini.

Dalam pantauan dilapangan, pemadatan jalan tersebut telah mulai dilakukan sejak tadi (29/12) sore. Tampak warga sekitar bergotongroyong memindahkan dan meratakan limestone yang telah ada di Gang Pandawa. Turut serta dalam kegiatan gotongroyong tersebut Perbekel Desa Kukuh Kerambitan.

“Semoga tahun 2022 nanti kita ada dana silpa sehingga saat perubahan anggaran bisa kita alokasikan untuk pembetonan jalan ini” Imbuh Perbekel Widhi. (*)

Perbup Penegasan Batas Desa Kukuh Kerambitan dan Peta Desa diterima Perbekel Desa Kukuh Kerambitan.

KUKUH, KERAMBITAN – Setelah melalui perjalanan panjang di tahun 2021, akhirnya kerja keras Pemerintah Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan terkait penetapan penegasan batas Desa tuntas sesuai perencanaan. Tepat di hari Ibu (22/12) yang lalu, Peraturan Bupati Tabanan Nomor 59 Tahun 2021 tentang Penetapan Penegasan Batas Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan resmi diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan kepada Pemerintah Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan.

Batas Desa merupakan batasan wilayah administratif pemerintahan antar Desa yang merupakan rangkaian titik koordinat yang ada dalam permukaan bumi, perlu di tegaskan secara kartometrik di atas suatu peta yang disepakati. Penetapan batas Desa Kukuh Kerambitan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 45 Tahun 2016 tentang Pedoman Penetapan dan Penegasan Batas Desa.

Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana menyatakan bahwa dengan terbitnya Peraturan Bupati Tabanan Nomor 59 Tahun 2021 tersebut maka tidak ada lagi wilayah yang dapat diklaim oleh pihak-pihak lain. “Sekarang, sejak Perbup Nomor 59 Tahun 2021 ini diundangkan maka siapa pun tidak dapat mengkalim wilayah-wilayah yang telah tertuang dalam bentuk titik koordinat dalam produk hukum ini. Generasi Desa Kukuh Kerambitan saat ini dan yang akan datang sudah tidak perlu susah lagi mengenal batas Desanya” .

Perbekel Widhi juga nenambahkan bahwa cikal bakal Data Desa Presisi sejatinya harus diawali dengan kejelasan batas Desa. “Bapak Bupati Tabanan sangat tepat memprogramkan Data Desa Presisi saat ini, karena memang sudah menjadi keharusan diera digital. Kejelasan batas Desa yang sah secara legal formal merupakan cikal bakal dari Data Desa Presisi, selanjutnya kita tinggal bergerak melakukan strategi teknis serta pendataan secara kontekstual dan valid terhadap entitas-entitas yang menjadi acuan Data Desa Presisi. Jika batas Desa sudah jelas maka hal-hal yang harus ada dalam DDP itu akan jelas juga batasan-batasannya, jangan sampai salam mengambil data karena batas Desa belum jelas” Pungkasnya. (*)

Info grafis hasil survei kepuasan pelayanan Desa Kukuh Tahun 2021.

KUKUH, KERAMBITAN – Dalam rangka melakukan evaluasi dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan melaksanakan survei pelayanan yang telah dilakukan sejak 29 Agustus hingga 7 Desember 2021 (100 Hari).

Survei dilakukan kepada 143 masyarakat Desa Kukuh Kerambitan yang telah memanfaatkan pelayanan Kantor Perbekel Desa Kukuh Kerambitan untuk mengurus administrasi persuratan dan kependudukan sesuai kewenangan Desa. Dari 143 Orang tersebut, sebanyak 116 Orang (81%) menyatakan Sangat Puas terhadap Pelayanan yang diberikan dan sebanyak 27 orang ( 19%) menyatakan Cukup Puas, serta 0 orang (0%) masing – masing menyatakan Kurang Puas dan Tidak Puas.

Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom., M.Pd menyatakan bahwa penilaian dari masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Desa Kukuh sangat diperlukan dalam rangka perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat kedepannya. “Dengan adanya survei ini, kita jadi mengetahui seberapa bermanfaat dan berkualitasnya pelayanan khususnya dalam administrasi persuratan dan kependudukan yang menjadi kewenangan Desa. Kita juga jadi tahu apa yang harus kita perbaiki lagi ke depannya.” Jelas Perbekel Widhi.

#desakukuhkerambitan #desakukuh #kerambitan #tabanan #bali

Perbekel Desa Kukuh Kerambitan dan Direktur BUMDesa Sarining Winangun Kukuh Hadiri Rakornas BUMDesa Tahun 2021 di Jakarta (20-23/12)

KUKUH, KERAMBITAN – Senin, 20 Desember 2021 Perbekel Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan I Nyoman Widhi Adnyana bersama Direktur BUMDesa Sarining Winangun Desa Kukuh Kerambitan menghadiri acara Peluncuran Sertifikat Badan Hukum BUMDesa dan sekaligus mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Badan Usaha Milik Desa Se-Indonesia di Jakarta.

Acara tersebut dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. Joko Widodo serta dihadiri oleh para Menteri Kabinet Indonesia Maju.

Dengan diluncurkannya Sertifikat Badan Hukum BUMDesa tersebut maka mulai hari ini Senin 20 Desember 2021 BUMDesa Sarining Winangun Kukuh Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan telah resmi menjadi BUMDesa Berbadan Hukum.

Untuk diketahui, bahwasannya Perbekel dan BUMDesa Sarining Winangun Kukuh Desa Kukuh Kerambitan menjadi satu-satunya BUMDesa dan Perbekel yang mewakili Provinsi Bali dalam forum tersebut.