Category Archive : Kegiatan

Penetapan APBDES Kukuh Kerambitan berlangsung (30/12)

KUKUH, KERAMBITAN – Satu hari sebelum tahun 2021 berakhir tepatnya Kamis (30/12), Pemerintah Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan melaksanakan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2022. Kegiatan rutin awal tahun anggaran ini dilaksanakan oleh Badan Permusyawaratan Desa yang dipimpin oleh Ketua BPD Desa Kukuh Kerambitan Drs. A. A Rai Budi Utama.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Kukuh Kerambitan tersebut menetapkan jumlah pendapatan Desa Kukuh Kerambitan tahun 2022 sejumlah 1.659.893.000 dengan rincian sumber pendapatan dari Dana Desa sebesar Rp. 717.209.000, Alokasi Dana Desa sebesar  Rp. 606.234.000, Bagi Hasil Pajak dan Retrebusi Rp. 105.000.000, Bantuan Keuangan Khusus Provinsi Rp. 20.000.000, Bantuan Keuangan Khusus Kabupaten sebesar Rp. 109.800.000 dan Pendapatan Asli Desa (BUMDesa) Rp. 14.000.000, sementara itu pendapatan dari Sumber keuangan lainnya yang sah dan tidak mengikat sejumlah Rp. 7.000.000, serta silpa tahun 2021 sebesar Rp. 80.650.000.

Sejalan dengan terbitnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2021 serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 109 Tahun 2021 maka pagu anggaran Dana Desa sebesar 717 Juta Rupiah tersebut diproyeksikan sebanyak 40% untuk Pemberian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), 8% Pencegahan dan Penanganan COVID-19, serta 20% untuk Ketahanan Pangan dan Hewani. Dari perhitungan alokasi tersebut maka sisa Dana Desa sejumlah 32% diproyeksikan untuk Pelaksanaan PAUD, Posyandu, Desa Siaga, Operasional TPS3R atau Penanganan Sampah berbasis Sumber.

Menurut Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom., M.Pd menyatakan bahwa dengan adanya Perpres 104 dan PMK 109 Tahun 2021 tersebut maka dapat disimpulkan pada tahun 2022 kegiatan pembangunan Fisik yang telah direncanakan dalam RKP 2022 ditangguhkan pelaksanaannya. “Tahun 2022 kita punya 2 kegiatan Fisik yaitu penyenderan jalan usaha tani di Dusun Samsaman Kelod dan Perbaikan Jalan Usaha tani di Subak Mumbu harus kita tunda dulu karena anggaran dari Dana Desa tidak mencukupi, hal itu oleh karena adanya kebijakan dan arahan dari Pemerintah Pusat. Kita harus tunduk pada aturan dalam rangka pemulihan perekenomian masyarakat. Bukan berarti kita tidak berusaha untuk optimis dapat melaksanakan kegiatan fisik itu, nanti kita bersama-sama dengan stakeholders carikan solusi apakah melalui Bantuan Sosial dari Pemerintah Kabupaten atau juga yang lainnya”.

Terkait dengan mekanisme penerimaan BLT-DD tahun 2022 sesuai yang diamanatkan dalam kebijakan Pemerintah Pusat tersebut, menurut Perbekel Widhi Adnyana menyatakan bahwa dibulan Januari 2022 akan dilakukan musyawarah Desa untuk menentukan dan mengesahkan penerima BLT-DD 2022. “Nanti kira-kira awal Januari 2022 kita akan melakukan pendataan dan verifikasi serta penetapan penerima BLT-DD 2022, saat ini kita masih menunggu teknis pelaksanaannya dulu agar kami tidak salah langkah. Yang jelas semua akan ditetapkan dalam Musyawarah Desa Khusus”

Diakui oleh Perbekel Widhi, bahwa Dess Kukuh tahun 2022 cukup banyak memiliki kegiatan yang membutuhkan dukungan pendanaan. “2022 Desa Kukuh Kerambitan ini kegiatannya banyak, selain kegiatan rutin kita juga ada kegiatan Lomba Desa mewakili Kecamatan Kerambitan, kegiatan Pusat dalam bentuk Smart Village, Pembangunan Fisik dan juga pengembangan Desa Digital. Tentu ini perlu dukungan dana yang cukup banyak juga, akan tetapi kondisi keuangan Daerah dan kebijakan nasional mengharuskan kita untuk mementingkan hal-hal yang sangat penting dari semua hal yang cukup penting itu, dan kondisi ini harus kita maklumi”.

Dalam paparannya, Perbekel Desa Kukuh Kerambitan menjelaskan bahwa anggaran dengan sumber Non Dana Desa diproyeksikan untuk Kegiatan Operasional Rutin Pemerintah Desa Kukuh. “Untuk Sumber anggaran Non Dana Desa itu penggunaanya diproyeksikan untuk kegiatan operasional rutin Pemerintah Desa Kukuh seperti Siltap, Tunjangan, ATK, Biaya Rapat, biaya untuk lomba Desa dan lainnya serta ada juga untuk Biaya Operasional Subak”. (*)

Gotongroyong – Warga Bergotongroyong lakukan pemadatan jalan Gang Pandawa dengan Limestone (29/12) sore.

KUKUH, KERAMBITAN – Dipenghujung Tahun 2021 ini Pemerintah Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan realisasikan usulan perbaikan jalan lingkungan di Gang Pandawa Dusun Kukuh Kawan, hal tersebut direalisasikan pada Rabu (29/12).

Perencanaan perbaikan jalan pada Gang Pandawa ini sesungguhnya di rancang dalam satu paket kegiatan yaitu pemadatan dan pembetonan jalan, namun sejalan dengan realisasi keuangan melalui pagu Bagi Hasil Pajak, akhirnya hanya pemadatan badan jalan saja yang dapat direalisasikan dengan pola pemberian barang yang diserahkan kepada masyarakat.

Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom., M.Pd menegaskan bahwa Jalan pada Gang Pandawa tersebut selalu dicantumkan sebagai salah satu kegiatan pada RKP Desa namun selalu gagal dieksekusi. “Kondisi jalan pada Gang Pandawa ini sudah lima kali masuk RKP, artinya sudah lima tahun direncanakan untuk dikerjakan akan tetapi tidak bisa dilaksanakan oleh karena faktor ketersediaan anggaran dan faktor lainnya. Saat ini kondisi jalan ini jika musim hujan pasti becek dan licin, sehingga kita maunya tuntaskan mulai pemadatan dan perabatan beton tetapi kondisi anggaran tidak memungkinkan untuk dikerjakan sekalian. Sehingga kami berikan solusi bertahap dulu, tahun 2021 ini kita berikan bahan dalam bentuk limestone kemudian untuk perataannya warga yang memiliki lahan di lokasi tersebut bergotongroyong. Harapannya minimal jalan itu tidak licin dulu ketika dilalui saat musim hujan”.

Selain pemadatan dengan limestone, juga akan dipasang decker jalan menuju gang Pandawa. “Selain pemadatan, kita akan perbaiki juga decker jalan menuju gang Pandawa ini, sekarang kondisinya tidak representatif dan beberapa bagian sudah jebol juga. Tetap polanya dengan gotongroyong dan kami hanya fasilitasi dengan material saja nanti” Imbuh Perbekel yang juga Ketua BKAD Kecamatan Kerambitan ini.

Dalam pantauan dilapangan, pemadatan jalan tersebut telah mulai dilakukan sejak tadi (29/12) sore. Tampak warga sekitar bergotongroyong memindahkan dan meratakan limestone yang telah ada di Gang Pandawa. Turut serta dalam kegiatan gotongroyong tersebut Perbekel Desa Kukuh Kerambitan.

“Semoga tahun 2022 nanti kita ada dana silpa sehingga saat perubahan anggaran bisa kita alokasikan untuk pembetonan jalan ini” Imbuh Perbekel Widhi. (*)

Bank Sampah KEDAS Kukuh bersama Tim Desa KBS buka Bank Sampah tangani sampah anorganik (19/12).

KUKUH, KERAMBITAN- Salah satu upaya penanganan sampah berbasis sumber yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan adalah dengan penanganan sampah Anorganik melalui Pola Bank Sampah Kedas Kukuh.

Kegiatan Penukaran Sampah Anorganik Rumah Tangga dengan Tabungan tersebut, dilaksanakan tadi pagi Minggu, 19 Desember 2021 bertempat di Balai Serba Guna Desa Kukuh Kerambitan, dengan sasaran masyarakat Desa Kukuh Kerambitan.

Selain melibatkan Kader Kedas Kukuh, Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap satu bulan sekali ini juga dibantu oleh Tim Desa Kerti Bali Sejahtera, atau Tim Desa KBS Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan, serta turut hadir Perbekel Desa Kukuh Kerambitan.

Kegiatan ini akan secara rutin dilaksanakan setiap satu bulan sekali dan diharapkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah dirumah tangga.

#desakukuhkerambitan #desakukuh #kerambitan #tabanan #bali #banksampah

FOTO BERSAMA – Tim Verifikasi STBM Foto Bersama Kader Kesling, Perbekel, Kadus & Tim Puskesmas Kerambitan II saat setelah penetapan Desa ODF di Desa Kukuh (23/11).

KUKUH, KERAMBITAN – Dalam upaya mencapai sanitasi total melalui pemberdayaan masyarakat di Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan, pagi hingga siang tadi (23/11) tim Verifikasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Kabupaten Tabanan melaksanakan Verifikasi ODF (Open Defecation Free) dengan menyasar masyarakat di lima Banjar Dinas yang ada di wilayah Desa Kukuh Kerambitan.

Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan adalah kondisi ketika setiap individu dalam masyarakat tidak buang air besar sembarangan, mengingat pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan. Verifikasi ODF adalah proses memastikan status ODF suatu komunitas masyarakat yang menyatakan bahwa secara kolektif mereka telah bebas dari perilaku buang air besar sembarangan.

Verifikasi secara sampling dengan menyasar 157 Kepala Keluarga di Wilayah Desa Kukuh Kerambitan diverifikasi secara door to door oleh tim verifikasi STBM Kabupaten Tabanan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, TP PKK Kabupaten, Dinas Pertanian, dan Kodim tersebut berlangsung sekitar 3 jam.

Menurut I Made Mulyadi, SST selaku koordinator Tim Verifikasi STBM Kabupaten Tabanan dalam paparannya menyebutkan bahwa hingga saat ini di Kabupaten Tabanan telah terdapat 32 Desa ODF dari sekitar 64 target Desa ODF. Pihaknya juga menyatakan bahwa Faktor yang paling besar pengaruhnya terhadap derajat kesehatan masyarakat adalah lingkungan dan perilaku, perubahan perilaku sehat ini sangatlah sulit apabila masyarakat tidak mempunyai keinginan untuk merubahnya. Perubahan ini dimulai dari diri sendiri dan dimulai sejak dini, sehingga menjadi terbiasa untuk melakukan kegiatan yang lebih besar dalam rangka menuju pola hidup sehat.

Sementara itu Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd menyatakan bahwa Desa ODF ini adalah salah satu target yang ingin dicapai oleh Desa Kukuh di tahun 2021 ini. “Status Desa ODF ini adalah target kita di Tahun 2021, sehingga tahapannya sudah kita mulai sejak awal 2021 hingga saat ini di Bulan November 2021 kita di Verifikasi. Harus kita sadari bahwa jika tercipta lingkungan yang sehat maka akan tercipta kehidupan yang sehat, jika tercipta kehidupan yang sehat maka tercpita badan yang kuat, dan di dalam badan yang kuat akan tercipta pemikiran yang sehat juga”.

Dalam pantauan di lapangan 100% masyarakat di Desa Kukuh Kerambitan telah memiliki dan memanfaatkan Jamban masing-masing untuk buang air besar dan 100% masyarakat juga telah memiliki dan memanfaatkan sarana cuci tangan pakai sabun.

Dari hasil verifikasi lapangan dan hasil pleno verifikasi maka Desa Kukuh di nyatakan sangat memenuhi ketentuan dan persyaratan sehingga ditetapkan sebagai Desa ODF Pertama di Kecamatan Kerambitan dan menjadi Desa ODF ke-33 di tingkat Kabupaten Tabanan.

Perbekel Desa Kukuh Kerambitan menyambut baik penetapan status Desa ODF tersebut serta pihaknya mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga, mengawal dan melaksanakan ketentuan-ketentuan Desa ODF tersebut. ” Setelah ditetapkan sebagai Desa ODF maka tugas kita selanjutnya adalah menjaga dan memastikan agar masyarakat kita di Desa Kukuh tetap disiplin untuk tidak buang air besar sembarangan dan selalu berprilaku hidup bersih dan sehat. Atas nama pemerintah Desa Kukuh kami mengucapkan terimakasih kepada Tim dari Puskesmas Kerambitan II yang telah membina kami, para kader kesehatan lingkungan Desa Kukuh & TP PKK Desa Kukuh serta Bapak dan Ibu Kepala Kewilayahan atas kerja kerasnya untuk Desa Kukuh tercinta” imbuhnya. (*)

LANSIA NON PRODUKTIF DIPERIKSA – Salah Satu Lansia Desa Kukuh Kerambitan yang non produktif mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis ke rumah-rumah (10/9) yang lalu.

KUKUH, KERAMBITAN – Desa saat ini memiliki peranan strategis dalam rangka pembangunan dan pemberdayaan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan dalam makna yang seluas-luasnya. Upaya inovatif tentu harus diupayakan untuk dapat dilakukan oleh masing-masing pemerintahan desa di bawah komando Perbekel atau kepala Desa sebagai ujung tombak penentu kebijakan dilevel Desa. Seperti halnya yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan. Meski dalam suasana Pandemi COVID-19, justru menggeber kegiatan home screening Kesehatan dengan sasaran para lansia non produktif. Uniknya adalah mereka yang terlibat sebagai tenaga home screening Kesehatan ini adalah para warga Desa Kukuh Kerambitan yang berprofesi sebagai tenaga medis dan para medis. 

Home Screening Kesehatan merupakan kegiatan pemeriksaan Kesehatan dasar gratis seperti pengukuran tensi, tekanan darah, suhu tubuh, gula darah, kolesterol, dan asam urat yang dilakukan secara door to door ke rumah para lansia yang sudah tidak dapat beraktivitas atau lansia non produktif. Selain itu para lansia juga diberikan kosultasi dasar terkait gizi serta diberikan vitamin sesuai kebutuhannya. 

Kegiatan ini merupakan gagasan dari Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd. Menurut perbekel muda ini bahwa kegiatan Home Screening Kesehatan merupakan wujud nyata pihaknya mengimplementasikan visi dan misi dalam bidang Kesehatan sesuai dengan amanat SDGs Desa ke-3 yaitu Desa Sehat dan Sejahtera. “Kegiatan pemeriksaaan Kesehatan untuk lansia non produktif ini akan rutin kita lakukan dengan metode mengunjungi rumahnya. Pelaksanaannya kita sinergikan dengan TP PKK Desa Kukuh dan eksekutornya adalah Tim Penggerak Desa Sehat yang kita bentuk sebagai salah satu kelompok masyarakat yang merupakan utusan warga masing-masing dusun yang berprofesi sebagai tenaga medis dan para medis. Segala kebutuhan sarana prasarananya kita fasilitasi dari Desa dengan Dana Desa 2021. Konsepnya adalah pemberdayaan masyarakat Desa untuk Desa itu sendiri”.

Menurut Ketua TP-PKK Desa Kukuh Ni Putu Yulia Ratih mengungkapkan bahwa peran serta Tim Penggerak PKK Desa dalam kegiatan tersebut adalah mengkoordinasikan Kegiatan mengingat TP PKK memiliki kewenangan pada Pojka 4 untuk mewujudkan Desa Sehat. 

Keluarga Lansia dari Ni Ketut Mungkreg sebagai salah satu sasaran kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (10/9) yang lalu mengapresiasi program kegiatan ini, pihaknya juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Desa Kukuh karena berkat program ini salah satu keluarganya yang kini sedang lansia dan tidak dapat berdiri dan berjalan normal mendapatkan perhatian dari pemerintah Desa Kukuh Kerambitan.

Menurut rencana yang telah ditetapkan, kegiatan Home Screening Kesehatan Lansia Non produktif ini akan diselenggarakan setiap seminggu sekali secara bertahap di 5 dusun yang ada di wilayah Desa Kukuh Kerambitan. (*)

MENINJAU DEMPLOT – Perbekel Singapadu Kaler bersama rombongan meninjau Demplot Spesifik di Subak Samsaman Desa Kukuh Kerambitan (13/8)

KUKUH, KERAMBITAN – Pemerintah Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan, tadi (13/8) pagi menerima Kunjungan dari Pemerintah Desa Singapadu Kaler Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar. Kunjungan tersebut dalam rangka studi tiru penerapan pola pertanian terintegrasi yang dikembangkan oleh Pemerintah Desa Kukuh Kerambitan.

Rombongan terbatas yang terdiri dari Perbekel Desa Singapadu Kaler I Made Karjana, Ketua BUMDesa Singapadu Kaler, Pekaseh dan beberapa perwakilan anggota Subak yang ada di Desa Singapadu Kaler tersebut di terima langsung oleh Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd didampingi oleh Perwakilan Badan Permusyawaratan Desa Kukuh Kerambitan, Pekaseh dan Pengurus Subak Samsaman, Ketua BUMDesa Kukuh, PPL Pertanian Desa Kukuh dan Akademisi Bidang Pertanian yang juga tim ahli Perbekel Desa Kukuh Kerambitan. Rombongan yang berjumlah 10 orang tersebut di terima di Balai Subak Samsaman Desa Kukuh Kerambitan.

Perbekel Desa Singapadu Kaler menjelaskan bahwa tujuan kunjungan tersebut adalah untuk melihat secara langsung pola pertanian terintegrasi yang telah kembangkan di Desa Kukuh Kerambitan yang nantinya akan diimplementasikan di Desa Singapadu Kaler Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar melalui program Puspa Aman. Pola pertanian terintegrasi yang dikembangkan oleh Pemerintah Desa Kukuh Kerambitan sejak tahun 2020 yang lalu hingga saat ini dinilai sangat baik dalam upaya menuntaskan dan mewujudkan sistem pertanian tuntas dari hulu hingga hilir dengan mengoptimalkan stakeholder yang ada di Desa yaitu mulai dari Pemerintah Desa, Subak, BUMDesa, PPL Pertanian dan Akademisi.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd bahwa Konsep Pola Pertanian Terintegrasi tersebut adalah sebuah upaya untuk mengoptimalkan peran dan fungsi masing-masing pihak yang terlibat di Desa dalam bidang Pertanian. Sehingga para petani akan fokus pada urusan mengolah lahan, menanam dan merawat Padi hingga siap panen. Setelah panen, BUMDesa memiliki peran dalam penanganan hasil panen padi dengan membeli gabah para petani selanjutnya diolah dan distribusikan di pasar dalam bentuk beras. Sementara PPL Pertanian yang ditugaskan di Desa berperan memberikan penyuluhan kepada petani agar pengetahuan, keterampilan maupun sikap petani menjadi lebih baik dalam mengelola usaha tani guna meningkatkan kesejahteraannya. Akademisi berperan sebagai penggerak inovasi dan teknologi tepat guna terhadap pertanian berkelanjutan baik dari hulu-hilir sampai pengolahan sehingga memiliki nilai tambah lebih sehingga produk pertanian lokal berdaya saing. Peran Pemerintah Desa dalam pola pertanian terintegrasi ini adalah sebagai fasilitator dalam rangka mengkoordinasikan dan menentukan kebijakan yang strategis berdasarkan kearifan lokal Desa dalam upaya pemajuan pertanian di tingkat Desa.

“Dengan pola terintegrasi ini, semua pihak yang terlibat di Desa akan mengambil peran masing-masing dan bertanggung jawab atas perannya. Petani jangan lagi dibebankan pada urusan pasca panen, petani fokus ngurusin tanaman padinya di sawah saja. Kita sudah terapkan pola ini sejak Tahun 2020 di Desa Kukuh Kerambitan hingga saat ini. Hasilnya sudah bisa dirasakan oleh Petani yang sudah kita dampingi. Urusan pertanian hulu hingga hilir itu di Desa Kukuh sudah tidak wacana lagi, tapi sudah terealisasi dan tuntas” pungkas Perbekel Widhi Adnyana.

Diakhir pertemuan dan diskusi, rombongan yang berjumlah 10 orang tersebut berkesempatan melihat langsung Demplot pertanian spesifik hasil kerjasama antara Pemerintah Desa Kukuh Kerambitan dengan Universitas Warmadewa melalui program pengabdian kepada masyarakat di Subak Samsaman Desa Kukuh Kerambitan. (*)

FOTO ILUSTRASI- PKTD Peningkatan Jalan Milik Desa Kukuh Kerambitan Siap di Gas Akhir Juli hingga Agustus 2021 mendatang.

KUKUH, KERAMBITAN – Sesuai dengan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa (RKPDes) Tahun 2021 Pemerintah Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan dalam beberapa hari ke depan akan segera mengeksekusi kegiatan bidang pelaksanaan pembangunan Desa dalam bentuk Padat Karya Tunai Desa (PKTD) Peningkatan Jalan Desa tepatnya di Jalan Fabean Dusun Kukuh Kawan.

Dari Rencana Angaran Biaya yang telah disusun dan disesuaikan pasca adanya perubahan dan realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) akibat dampak Pandemi COVID-19 pada awal Juli 2021 yang lalu, kegiatan tersebut mendapatkan pagu sebesar 146 Juta lebih. Dari pagu sejumlah itu, sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat maka sebesar 50% wajib dipergunakan untuk belanja upah tenaga kerja dan sisanya dipergunakan untuk belanja bahan baku dan honor Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

Kepala Urusan Perencanaan Desa Kukuh Kerambitan Siluh Kayan Rai Adi menyampaikan bahwa kegiatan peningkatan Jalan Desa tepatnya di Jalan Fabean Dusun Kukuh Kawan tersebut telah disesuikan dengan kebijakan prioritas pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, mengingat sumber anggaran yang dipergunakan untuk membiayai kegiatan ini adalah dari Dana Desa Tahun 2021. Dijelaskan juga bahwa secara teknis, kegiatan PKTD tersebut di kelola oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) yang terdiri dari Kepala Dusun, Kader Teknik Desa, dan unsur masyarakat Desa.

Sementara itu Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd menyampaikan bahwa sesuai dengan amanat pemerintah pusat bahwa PKTD harus dapat menggerakkan perekonomian Desa ditengah Pandemi. “Pemerintah pusat menginstruksikan bahwa kegiatan PKTD ini harus menjadi solusi di tengah pandemi untuk meningkatkan pendapatan warga desa, disamping manfaat pembangunan skala prioritas tetap berjalan, pendapatan warga desa pun mulai berangsur pulih, sehingga semua dapat terbantu dengan ada program ini. Pak Menteri Desa juga kemarin menegaskan bahwa ada tiga skala prioritas Dana Desa dimasa pandemi ini yaitu BLT Dana Desa, Padat Karya Tunai Desa, serta untuk penyelenggaraan Desa Aman Covid-19. 3 skala prioritas ini sudah kita lakukan di Desa Kukuh Kerambitan. Bagi masyarakat yang berkenan untuk ikut bekerja pada kegiatan PKTD ini dipersilahkan koordinasi dengan TPK” tegas Widhi. (*)

Penyemaian Bibit Padi M70D Pada Demplot Spesifik di Subak Samsaman Desa Kukuh Kerambitan (21/6)

Kegiatan Penyemaian Bibit Padi M70 di Demplot Spesifik Subak Samsaman Desa Kukuh Kerambitan dilaksanakan pada 21 Juni 2021 lalu. Kegiatan Dempot Pertanian Spesifik ini merupakan kegiatan sinergi dari Pemerintah Desa Kukuh dengan Universitas Warmadewa, BUMDes Desa Kukuh Kerambitan, PPL Pertanian Desa Kukuh dan Prajuru Subak Samsaman Desa Kukuh Kerambitan.

Demplot ini menggunakan Teknologi Bugar Gembur Tanah dengan Varietas Padi M70. Pendampingian Penerapan Teknologi ini di lakukan oleh Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa. BUMDes Desa Kukuh berperan dalam kegiatan Pasca Tanam khususnya saat Panen, dimana semua hasil panen pada Demplot ini dibeli oleh BUMDes. Sementara, PPL Pertanian berperan untuk mengasestensi petani sesuai kewenangannya dan melakukan pengamatan terhadap proses dan hasil Demplot sebagai rekomendasi pada musim tanam selanjutnya.

Peran Subak juga sangat berpengaruh, mengingat Subak sebagai organisasi traditional di level petani yang secara khusus bertugas melakukan manajemen perairan dan secara umum melakukan manajemen pertanian di wilayahnya. Menurut Perbekel Widhi Adnyana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan terintegrasi untuk memajukan sektor Pertanian di Desa Kukuh Kerambitan dengan prinsip Gotong Royong. S

ejak Tahun 2020, Pemerintah Desa Kukuh Kerambitan di bawah Kepemimpiman Perbekel I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom., M.Pd rutin menyelenggarakan kegiatan terintegrasi dibidang Pertanian ini. Hal tersebut merupakan komitmen Perbekel yang telah dituangkan dalam Misinya yaitu dalam rangka Peningkatan Tatanan Kehidupan bidang Pertanian dan Perkebunan (Agraris) serta dalam rangka mewujudkan pembangunan Desa secara tematik dengan melibatkan pihak internal dan eksternal secara gotong royong. (*)

Pengukuhan Kelompok Relawan Desa Sehat (25/6) Desa Kukuh Kerambitan

Dalam rangka mengoptimalkan layanan Kesehatan ditingkat Desa, Pemerintah Desa Kukuh Kerambitan hari ini Jumat, 25 Juni 2021 mengukuhkan Relawan Desa Sehat yang akan membantu kegiatan layanan Kesehatan kepada Masyarakat Desa Kukuh Kerambitan. Relawan Desa Sehat ini adalah utusan masyarakat Desa Kukuh dari masing-masing Dusun yang memiliki latar belakang ilmu Kesehatan seperti Dokter, Perawat, Bidan, Gizi, dan Apoteker.

Relawan Desa Sehat ini dikukuhkan oleh Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom., M.Pd dan disaksikan oleh Perwakilan BPD Desa Kukuh Kerambitan serta TP PKK Desa Kukuh. Dalam penjelasannya, Perbekel Widhi Adnyana menyampaikan bahwa tujuan dibentuknya kelompok Relawan Desa Sehat ini adalah untuk membantu Pemerintah Desa Kukuh Kerambitan dalam melaksanakan misi di bidang Kesehatan, seperti melakukan screening Kesehatan dasar kepada Lansia Non Produktif dengan pola Home Visit, sehingga program Desa dalam bidang Kesehatan dapat dirasakan oleh masyarakat sesuai dengan amanat SDGs Desa dalam bidang Desa Sehat dan Sejahtera.

Adapun layanan Kesehatan yang akan di fasilitasi oleh Pemerintah Desa Kukuh melalui Relawan Desa Sehat ini adalah Pengecekan Tensi, Tes Gula Darah, Tes Kolesterol, Tes Asam Urat dan Konsultasi Gizi.

Prioritas sasaran kegiatan ini adalah Lansia Non Produktif.Kegiatan para relawan Desa Sehat ini akan selalu di koordinasikan dengan Puskesmas sehingga secara langsung dapat dipantau dan diarahkan. (*)

Kegiatan Sosialisasi Wirausaha Muda “Challenge Tabanan Entrepreneur Muda” Session 1 kemarin 24 Juni 2021

Pemerintah Desa Kukuh Kerambitan bersama-sama Bhakti Yowana Tabanan melaksanakan Sosialisasi Kegiatan Wirausaha Muda “Challenge Tabanan Entrepreneur Muda” Session 1 kemarin 24 Juni 2021 malam di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Desa Kukuh Kerambitan.

Sejumlah Generasi Muda Desa Kukuh Kerambitan yang baru dan sedang merintis usaha hadir pada kegiatan tersebut untuk mendengarkan penjelasan dari Bhakti Yowana Tabanan selaku penyelenggara Challenge Tabanan Entrepreneur Muda. Perbekel Desa Kukuh Kerambitan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom., M. Pd menyampaikan bahwa Pemerintah Desa Kukuh Kerambitan terus melakukan upaya-upaya strategis dalam rangka mengisi ruang-ruang kepemudaan untuk menjadikan Pemuda Kreatif, Inovatif dan berwawasan terbuka.

Perbekel Widhi Adnyana juga menyatakan bahwa Pemerintah Desa Kukuh akan membetuk Komunitas Pengusaha Muda Desa Kukuh pada Tahun 2022 nanti sebagai langkah Komprehenship dan terpola dalam rangka mengoptimalkan pergerakan perekonomian dengan Basis Pemuda di Desa.

Kegiatan sosialisasi tersebut juga dihadiri oleh Ketua BPD Desa Kukuh Kerambitan Drs. A.A Rai Budi Utama. Ketua BPD pun mengapresiasi langkah-langkah Perbekel Desa Kukuh Kerambitan tersebut dalam upaya pemberdayaan dan pembinaan Generasi Muda di Desa Kukuh Kerambitan. Sesuai rencana, para Wirausaha Muda Desa Kukuh Kerambitan ini akan mengikuti workshop kewirausahaan pada hari Minggu, 27 Juni 2021 nanti. (*)